nusabali

Rumahnya Disambar Petir, Pemuda Desa Surer Terluka

  • www.nusabali.com-rumahnya-disambar-petir-pemuda-desa-surer-terluka

Sebuah rumah warga di Banjar Beluhu, Desa Suter, Kecamatan Kintamani, Bangli disambar petir, Jumat (5/4) sore pukul 15.30 Wita.

BANGLI, NusaBali

Dalam musibah ini, jatuh satu korban terluka bakar hingga harus dilarikan ke RSUD Bangli, yakni Komang Abdi Negara, 22.

Rumah yang tersambar petir ini adalah milik keluarga Jero Kertayasa. Sedangkan korban Komang Abdi Negara merupakan anak dari Jero Kertayasa. Saat musibah terjadi sore itu, korban Komang Abdi sedang istirihat di dalam rumah, sambil main HP. Korban Komang Abdi mengalami luka bakar di bagian wajah dan dada, hingga harus dirawat intensif di RSUD Bangli.

Korban Komang Abdi dilarikan ke RSUD Bangli dalam kondisi sadarkan diri. Saat NusaBali menjenguknya di UGD RSUD Bangli, Jumat petang, korban Komang Abdi sempat menceritakan kronologis peristiwa. Menurut Komang Abdi, saat petir menyambar rumahnya, kawasan Banjar Beluhu, Desa Suter diguyur hujan disertai petir. "Hujannya gerimis, tapi disertai petir," tutur Komang Abdi.

Saat kejadian, kata Komang Abdi, dirinya berada di kamar seorang diri. Sedangkan kedua orangtuanya berada di halaman rumah. Namun, orangtuanya selamat dari sambaran petir. "Tiba-tiba petir menyambar rumah. Setelah itu, saya tak ingat apa-apa lagi. Saya sadar setelah dibawa ke rumah sakit," kenang pemuda yang masih belajar di Yayasan Dwipahara, Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Bangli ini.

Menurut Komang Abdi, dirinya tidak sempat pingsan, namun shock dan sesak napas pasca disambar petir. Selain luka bakar di bagian wajah dan dada, Komang Abdi juga mengalami luka terbuka di kening yang diduga akibat tertimpa genting jatuh atau pecahan kaca. “Saya tidak lihat jelas, karena kejadiannya begitu cepat," katanya.

Sementara, rumahnya yang disambar petir mengalami rusak berat di bagian atap, hingga gentingnya berjatuhan. Bangunan rumah milik keluarga Jero Kertayasa yang disambar petir ini terdiri dari dua ruangan, termasuk kamar tidur.

Sementara itu, dokter jaga di UGD RSUD Bangli, dr Pani Ambasari, mengatakan pasien Komang Abdi tiba di rumah sakit, Jumat sore sekitar pukul 16.50 Wita. "Pasien dibawa oleh pihak keluarga dalam kondisi sadar. Dari hasil pemeriksaan medis, pasien korban tersambar petir ini mengalami luka bakar di bagian wajah dan dada," terang dr Pani Ambasari saat dikonfirmasi NusaBali terpisah, tadi malam.

Menurut dr Pani, bila dilihat secara fisik, luka bakar yang dialami korban Komang Abdi tidak terlalu parah. Namun demikian, masih perlu dilakukan observasi lagi. Dari hasil periksaan tambahan, ditemukan ada pembengkan pada jantung Komang Abdi.

"Tapi, kami belum bisa pastikan pembengkakan karena sambaran petir atau memang pasien memilik riwayat sakit? Yang pasti, saat kami konfirmasi pasien, yang bersangkutan mengaku tidak ada riwayat sakit jantung," jelas dr Pani seraya menyebut korban Komang Abdi adalah seorang perokok.

Disebutkan dr Pani, sejauh ini detak jantung korban masih normal. "Untuk sementara, pasien masih akan menjalani observasi lebih lanjut dan perlu dirawat inap di rumah sakit," papar dokter asal Tabanan ini. *esa

Komentar