nusabali

GOW Bangli Sosialisasikan Cegah Pernikahan Dini dan Hamil Pranikah

  • www.nusabali.com-gow-bangli-sosialisasikan-cegah-pernikahan-dini-dan-hamil-pranikah

BANGLI, NusaBali - Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bangli menggelar sosialisasi tentang Pencegahan Bullying dengan sasaran siswa SMP. GOW juga mensosialisasikan pencegahan pernikahan dini dan hamil pranikah dengan sasaran anak SMA/SMK pada empat kecamatan di Kabupaten Bangli.

Sosialisasi diikuti 50 siswa diawali di SMAN 1 Tembuku pada Jumat (3/11). Sosialisasi dipimpin Ny Suciati Diar juga menghadirkan Penyuluh KB Kecamatan Tembuku.

Ketua GOW Kabupaten Bangli Ny Suciati Diar mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program dari GOW Kabupaten Bangli dengan menyasar siswa SMP dan SMA/SMK di Kabupaten Bangli. Melalui kegiatan ini siswa diharapkan memahami bahaya bullying beserta dampaknya.

"Diharapkan juga semua warga sekolah turut berpartisipasi menciptakan sekolah yang aman dan nyaman serta bebas perundungan, agar ke depan tidak ada kasus siswa putus sekolah karena menikah, dan para siswa bisa saling menghormati satu sama lainnya," ungkapnya.

Kata Ny Suciati Diar, jika kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Bangli guna terwujudnya generasi yang mampu memahami mana pergaulan yang baik dan mana yang tidak baik. Dengan demikian, kedepannya Bangli mampu menciptakan generasi-generasi emas di masa yang akan datang.

Wakil Kepala SMAN 1 Tembuku Mahitri Wiyani Rai Saba mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Ketua GOW Kabupaten Bangli. "Tentunya sosialisasi ini sangat bermanfaat terhadap perkembangan serta pola pikir generasi muda dalam pergaulan baik di sekolah maupun di masyarakat," ujarnya.

Salah seorang perwakilan siswa SMAN 1 Tembuku Ni Wayan Sri Wahyuni mengatakan, sosialisasi yang dilaksanakan oleh GOW Kabupaten Bangli sangat luar biasa, dengan mengangkat topik pencegahan pernikahan dini serta hamil pranikah. Topik ini sangatlah relevan dan merupakan salah satu pusat perhatian masyarakat saat ini.

Dias berharap program ini dapat dilaksanakan di semua sekolah khususnya di Kabupaten Bangli, mengingat sekolah selain tempat belajar menempa ilmu juga merupakan tempat untuk bergaul dan mengenal lingkungan.

"Semoga kami selaku generasi muda di Kabupaten Bangli dapat menjadi duta dan agen perubahan serta berperan aktif dalam mewujudkan pembangunan di Kabupaten Bangli melalui dunia pendidikan," ucapnya.@7esa

Komentar