nusabali

Ogoh-Ogoh ST Sukarela Kepisah Pedungan: Simbol Keseimbangan Alam

  • www.nusabali.com-ogoh-ogoh-st-sukarela-kepisah-pedungan-simbol-keseimbangan-alam

DENPASAR, NusaBali.com - Sekaa Teruna (ST) Sukarela di Banjar Kepisah, Pedungan, Denpasar Selatan, tengah mempersiapkan ogoh-ogoh untuk mengikuti lomba ogoh-ogoh di Kota Denpasar. Ogoh-ogoh tersebut digarap sejak akhir Desember 2023 lalu.

Menurut AA Gede Armanda Putra (Gung De), selaku Ketua Panitia, ogoh-ogoh tersebut menampilkan tiga tokoh karakter, yaitu seekor naga, bedawang nala (kura-kura), dan dewa. Naga dan bedawang nala melambangkan alam semesta, sedangkan dewa melambangkan kekuatan spiritual.

"Kami ingin menyampaikan pesan tentang keseimbangan alam. Naga dan bedawang nala adalah dua unsur alam yang saling melengkapi. Naga melambangkan kekuatan alam semesta, sedangkan bedawang nala melambangkan bumi. Keduanya harus saling menjaga keseimbangan agar alam semesta tetap lestari," ujar Gung De, Selasa (16/1/2024).

Ogoh-ogoh tersebut dirancang dengan sistem bongkar pasang agar memudahkan para pemuda di banjar untuk mengeluarkan dan memasukan ogoh-ogoh ini ke dalam banjar. Tinggi ogoh-ogoh ini kurang lebih 4 meter.

Untuk bahan-bahan, ST Sukarela masih konsisten menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan, seperti bambu dan lainnya. Mereka menggunakan bambu sisit (bedeg) agar dapat meminimalisir anggaran dana.

"Kami ingin berkontribusi dalam melestarikan lingkungan. Bahan-bahan ramah lingkungan ini juga lebih mudah didapat dan harganya lebih terjangkau," ujar Gung De.

Gung De berharap, ogoh-ogoh yang dibuat oleh ST Sukarela ini dapat meraih juara dalam lomba ogoh-ogoh di Kota Denpasar. Selain itu, ia juga berharap, masyarakat luas dapat menikmati karya seni ini dan makna dari ogoh-ogoh ini dapat tersampaikan.

"Kami juga berharap, kegiatan pagelaran seperti Kasanga Festival atau kegiatan lomba ogoh-ogoh ini dapat terus berjalan dan berkembang setiap tahunnya. Karena dalam momen ini banyak aspek-aspek kesenian yang tertuang di dalamnya," ujarnya.

Gung De juga berharap, di tahun 2024 ini, pemuda khususnya generasi milenial dapat melestarikan seni ogoh-ogoh ini dan dapat terus mengembangkannya dengan sentuhan teknologi. Dengan pengembangan teknologi, diharapkan ogoh-ogoh menjadi lebih menarik dan informatif. *m03

Komentar