nusabali

Jalur Zonasi SMP Negeri, Puluhan Siswa Dinyatakan Gugur

  • www.nusabali.com-jalur-zonasi-smp-negeri-puluhan-siswa-dinyatakan-gugur

TABANAN, NusaBali
Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 di Tabanan tahap zonasi telah diumumkan pada Jumat (2/7).

Hasil verifikasi di sejumlah sekolah, puluhan siswa dinyatakan tidak lolos. Banyak faktor yang menyebabkan mereka tidak lolos, salah satunya karena berkas yang diunggah (upload) tak lengkap.

Data dari Dinas Pendidikan Tabanan, banyak siswa yang tak lolos tersebut terjadi di SMPN 1 Tabanan. Dari jumlah pendaftar 154 siswa, yang lolos hanya 136 siswa, sebanyak 18 orang gugur. Hal serupa juga terjadi di SMPN 2 Tabanan, dari 207 pendaftar yang lolos hanya 186 siswa, sebanyak 21 siswa dinyatakan gugur.

Banyak siswa tak lolos juga terjadi di SMPN 1 Kediri, dari jumlah pendaftar 150 siswa, yang lolos hanya 131 orang, sebanyak 19 orang dinyatakan gugur. Kasus yang sama juga terjadi di SMPN 6 Tabanan, dari jumlah pendaftar 151 siswa, yang lolos hanya 145 siswa, sebanyak 6 orang dinyatakan gugur. Dan terakhir di SMPN 3 Tabanan, dari pelamar 79 siswa, yang lolos hanya 75 orang, dan 4 orang dinyatakan gugur.

Kabid SMP Dinas Pendidikan Tabanan I Made Darmawita seizin Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Nyoman Putra, menerangkan pendaftaran PPDB jalur zonasi sudah selesai. Masing-masing sekolah telah mengumumkan pendaftar yang dinyatakan lolos berdasar dari verifikasi. “Hari ini (kemarin) pengumuman jalur zonasi, sekolah sudah mengumumkan secara online,” ujarnya.

Memang dari hasil verifikasi tersebut banyak siswa dinyatakan tak lolos meskipun sudah mendaftar pada jalur zonasi. Siswa yang tak lolos karena banyak faktor. Di antaranya, berkas yang diupload tidak lengkap hingga banyak pendaftar terlambat memperbaiki data, padahal telah diberikan kesempatan perbaikan. “Secara umum yang menyebabkan pendaftar tak lolos dua itu saja,” imbuh Darmawita.

Untuk itu terhadap siswa yang tidak lolos ini tetap disalurkan ke sekolah yang dituju. Dengan syarat sekolah tersebut masih memenuhi kuota. “Intinya seluruh siswa di Tabanan mendapatkan sekolah, siswa dan orangtua jangan khawatir, daya tampung sekolah SMP di Tabanan surplus,” kata Darmawita.

Dengan berakhirnya proses PPDB tersebut, selanjutnya pendaftar yang sudah diterima di masing-masing sekolah tinggal mengikuti daftar ulang yang berlangsung 5 – 7 Juli 2021. “Setelah daftar ulang, kemudian dilanjutkan dengan MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah) yang digelar secara daring,” tandas Darmawita. *des

Komentar