nusabali

PPDB SMP Negeri Digelar Juni 2024

  • www.nusabali.com-ppdb-smp-negeri-digelar-juni-2024

Kuota sekitar 5.000 siswa di 16 SMP negeri se–Kota Denpasar, sedangkan lulusan SD tahun ini sekitar 13.000-an murid.

DENPASAR, NusaBali
Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar memastikan untuk penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMP negeri di Denpasar digelar Juni 2024 menggunakan 4 jalur. Jalur tersebut digunakan untuk menjaring siswa ke 16 SMP negeri se–Kota Denpasar.

Kepala Disdikpora Kota Denpasar Anak Agung Gde Wiratama, Selasa (19/3), mengungkapkan dalam PPDB tahun ini dilaksanakan secara online (daring) dengan menggunakan 4 jalur. Keempat jalur tersebut yakni jalur zonasi, jalur prestasi, jalur afirmasi, dan jalur perpindahan orangtua.

Khusus untuk jalur zonasi akan dibagi dua yakni jalur zonasi umum dan jalur zonasi bina lingkungan. Begitu juga untuk jalur prestasi dibagi dua yakni akademik dan non akademik. Selain itu, khusus jalur prestasi ini, Agung Wiratama mengaku akan mengantisipasi adanya piagam atau sertifikat bodong.

Agung Wiratama mengaku akan melakukan verifikasi terhadap semua piagam yang masuk untuk antisipasi kecurangan. “Jika ada yang melakukan pelanggaran dengan menggunakan piagam palsu atau bodong akan kami gugurkan,” tandasnya.

Dia meminta jika nantinya ada yang menemukan praktik kecurangan PPDB yang disertai bukti bisa melaporkan ke Disdikpora Kota Denpasar. Meski begitu, berbagai persiapan telah mulai dilaksanakan.

Saat ini Disdikpora Denpasar telah menggelar serangkaian rapat untuk mematangkan teknis PPDB tahun ajaran 2024–2025. “Nanti kalau sudah matang langsung lapor ke Pak Walikota, setelah itu langsung sosialisasi,” ujarnya.

Pada persiapan petunjuk teknis (Juknis) PPDB 2024 ini, pihaknya menyatakan tak banyak ada kendala. Hal itu lantaran juknis yang digunakan tahun ini hampir sama dengan tahun 2023 lalu.

Sementara itu, untuk kuota siswa yang diterima di 16 SMP negeri di Denpasar sekitar 5.000-an siswa. Sementara itu, untuk jumlah lulusan siswa SD yang akan melanjutkan ke SMP sekitar 13.000-an. “Untuk kuota masih didata lebih rinci, tapi sekitar 5.000-an,” kata Agung Wiratama. 7 mis

Komentar