nusabali

Tim Sepakbola PON Bali Diimingi Bonus Rp 50 Juta Jika Bisa Kalahkan DKI Jakarta

  • www.nusabali.com-tim-sepakbola-pon-bali-diimingi-bonus-rp-50-juta-jika-bisa-kalahkan-dki-jakarta

Manajer Tim PON Bali yang juga Wakil Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menjanjikan bonus cukup besar bagi tim sepakbola PON Bali jika mampu mengalahkan DKI Jakarta saat melakoni pertandingan pertama PON XIX, pada  14 September mendatang di Stadion Pakan Sari, Bogor.

DENPASAR, NusaBali

Bali masuk grup A, bersama tuan rumah PON Jabar, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta. “Secara pribadi saya gelontor Rp 10 juta,” tegas Jaya Negara. “Saya siap mencarikan bonus tambahan hingga nanti totalnya tembus Rp 50 juta untuk bonus melawan DKI Jakarta saja,” janjinya.

Diakui bahwa bonus itu penting bagi seorang pemain. Harapannya, dapat memotivasi semangat pemain di tengah lapangan untuk mengalahkan lawan-lawannya. Sebab, kemenangan di laga perdana adalah penyemangat pertandingan berikutnya. Apalagi, lanjut Jaya Negara, grup A materi pemainnya cukup berimbang. Makanya dia ingin mencuri poin penuh dari DKI Jakarta lebih dulu. “Mudah-mudahan bisa menang lawan DKI Jakarta,” harap Jaya Negara.

Sementara itu pelatih Kepala Tim PON Bali, AAK Bramastra mewanti-wanti pemainnya untuk selalu bermain ngotot dalam fase penyisihan di Jawa Barat. Sebab, tim yang menang yang berhasil melaju ke fase berikutnya. “Jawabannya hanya satu menang atau kalah. Untuk itu kalahkan saja rival lawan di grup A. Sebab, lawan juga ingin mengincar kemenangan dari tim Bali. Jadi jangan ewuh pakewuh di Jabar,” terang Bramastra.

Sementara itu Bendahara Tim PON Bali Made Gede Anom Prenatha mengakui, selain bonus secara pribadi dari pihak manajer, jika menang lawan DKI Jakarta, dari tim sendiri juga menyiapkan Rp 15 juta. Bonus itu diberikan dengan harapan para pemainnya berhasil memenangkan laga tersebut. Dengan begitu poin maksimal sudah bisa dikumpulkan tim Bali. “Kemenangan memang harga mati untuk laga perdana itu. Makanya bahu-membahu untuk menyiapkan bonus dan akan langusng dicairkan usai pertaningan,” papar Anom Prenatha. *dek

Komentar