nusabali

Baru Diperbaiki, Ford Escape Malah Terbakar di Gitgit

  • www.nusabali.com-baru-diperbaiki-ford-escape-malah-terbakar-di-gitgit

Mobil yang dikendarai WNA Prancis mendadak mogok, mengepulkan asap dan mendadak mucul kobaran api.

SINGARAJA, NusaBali

Pengguna jalan Singaraja-Denpasar via Bedugul kilometer 17, wilayah Banjar Dinas Wirabhuana, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Jumat (22/5) sempat tersendat. Perhatian pengguna jalan tertuju pada peristiwa kebakaran sebuah mobil Ford Escape DK 1250 QK, yang diduga terjadi karena korsleting kelistrikan pada mobil yang baru saja usai diservis.

Peristiwa pukul 14.30 Wita itu terjadi saat kendaraan roda empat yang dikemudikan oleh pemiliknya Douat Ludovic, 45, warga kebangsaan Prancis yang tinggal sementra di Banjar Dinas Dasong, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Sebelum kejadian Ludovic mengemudikan mobilnya dari arah utara menuju selatan.

Dalam keterangannya kepada polisi baru saja pulang dari memperbaiki mobilnya di sebuah bengkel di wilayah Lingkungan Sangket, Kelurahan/Kecamatan Sukasada, Buleleng. Sekitar pukul 14.00 Wita setelah mobilnya usai diperbaiki, Ludovic pun kembali ke ke tempat tinggalnya menuju arah puncak Pancasari.

Namun baru saja memasuki kilometer 17, mobil Ford Escape yang dikemudikannya tiba-tiba mogok. Korban pun kemudian turun memeriksa mobilnya yang sudah mengeluarkan asap dari kap depan mobil. Tak berselang lama, asap tersebut disusul kobaran api yang sangat cepat membesar. Korban yang kaget pun menjauh dari mobilnya.

Kapolsek Sukasada, Kompol I Nyoman Landung dikonfirmasi terpisah membenarkan peristiwa kebakaran mobil yang dikemudikan oeh WNA itu di wilayah hukumnya. Dari hasil penyelidikan dan pengumpulan data serta keterangan saksi-saksi, diduga kuat peristiwa kebakaran mobil di ruas jalan utama Singaraja-Denpasar itu karena korsleting kelistrikan mesin mobil.

“Informasinya korban sebelumnya memang datang dari memperbaiki mobil di wilayah Sangket, sampai di lokasi macet dan muncul asap dan api hingga terjadi kebakaran. Tidak ada korban jiwa hanya kerugian material sekitar Rp 80 juta,” ucap Kapolsek Landung.

Atas kejadian tersebut korban pun disebut Kompol Landung tak melaporkan peristiwa yang mengancam keselamatannya secara resmi ke pihak kepolisian. Korban pun memilih menyelesaikan masalahnya secara kekeluargaan dengan bengkel yang sebelumnya memperbaiki mobilnya.*k23

loading...

Komentar