nusabali

Oknum SPBU Curang Viral di Medsos

  • www.nusabali.com-oknum-spbu-curang-viral-di-medsos

Video seorang warga memergoki kecurangan oknum karyawan SPBU di kawasan Ubud, Gianyar viral di media social (medsos), Rabu (29/1).

GIANYAR, NusaBali

Dalam video berdurasi 1 menit 42 detik itu, warga yang merasa dirugikan marah-marah pada oknum yang mengaku bernama Gede itu. Warga menyebut, nominal uang yang dibayarkan tidak sesuai dengan bahan bakar yang dimasukkan dalam tangki.

Terdengar suara bahwa warga tersebut membayar Rp 150 ribu, namun hanya diisi Rp 100 ribu. Lalu jika bayar Rp 100 ribu, hanya diisi Rp 80 ribu. Warga tersebut kesal, sedangkan oknum karyawan SPBU itu mengakui kesalahannya dan berulang kali mengucapkan kata maaf.

Pantauan NusaBali pasca video tersebut viral, SPBU yang berlokasi di sebuah persimpangan kawasan Ubud itu tetap buka seperti biasa. Hanya saja, pengendara yang biasanya antre isi bahan bakat, kemarin tampak sepi. "Mungkin karena videonya viral, penggendara enggan mampir. Apalagi tahu akan dicurangi, mending cari tempat isi bahan bakar yang lain," ujar seorang warga setempat. Ditanya siapa pengelola, warga sekitar tidak mengetahui pasti. "Katanya dari Tampaksiring tapi pastinya tidak tahu," ujarnya lagi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar, Ni Luh Gede Eka Suary ketika dikonfirmasi mengatakan sudah menonton video tersebut. Hanya saja, pihaknya belum bisa menindaklanjuti. "Itu murni kecurangan SDMnya," ujarnya. Pihaknya pun tidak bisa menindak petugas tersebut. Dikatakan, Disperindag Gianyar hanya bisa melakukan pengecekan tera pada mesin SPBU. Yakni dicek antara angka tera dengan isi yang dikeluarkan. "Itu pun biasanya SPBU yang bersurat untuk teranya, baru tim kita melakukan pengecekan, apakah sudah benar angka di tera dengan isi yang dikeluarkan," katanya.

Pasca kkejadin, Babhinkamtibmas desa setempat sudah melakukan introgasi terhadap oknum tersebut. Namun, apakah ditindak tegas, ditahan atau hanya dibina, Kapolsek Ubud Kompol Nyoman Nuryana hanya membalas singkat. "Masih lidik," ujarnya via pesan Whatsapp. *nvi

loading...

Komentar