nusabali

Bali Diminta Perbaiki Peringkat PON

  • www.nusabali.com-bali-diminta-perbaiki-peringkat-pon

Sebanyak  361 atlet Bali diminta mewujudkan perbaikan peringkat atau paling tidak mempertahankannya pada PON 2016 .

DENPASAR, NusaBali
Gubernur Made Mangku Pastika berharap Kontingen Bali mampu meningkatkan perolehan medali dan berjaya pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX yang akan digelar di Provinsi Jawa Barat pada bulan September 2016 mendatang. Harapan itu disampaikan Pastika dalam sambutan yang dibacakan oleh Wagub Ketut Sudikerta pada Upacara Pembukaan Pemusatan Latihan (TC) Sentralisasi Atlet/Pelatih Bali Menuju PON XIX 2016 Jawa Barat di halaman depan GOR Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (29/7).

Pastika juga meminta dukungan semua pihak untuk menyukseskan pelaksanaan TC. “ Kegiatan ini patut kita dukung bersama, karena  merupakan upaya untuk mempersiapkan Kontingan Bali sehingga mampu mempertahankan atau meningkatkan prestasi yang diraih pada PON sebelumnya,” imbuhnya.

Pada bagian lain, dia juga mengingatkan bahwa selain menjadi tolak ukur kemampuan para atlet, event olah raga nasional ini juga menjadi indikator keberhasilan pembinaan di bidang olahraga. Untuk itu, para pembina yang tergabung dalam KONI Bali hendaknya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan hasil pembinaan di bidang keolahragaan yang telah dilakukan selama ini.

Jika pada PON 2012 bertengger pada posisi ke-9, maka kali ini kontingen Bali ditantang memperbaiki peringkat. Posisi 7 besar pun menjadi angan-angan yang harus diwjudkan oleh 361 atlet Bali. “Kami berharap peringkat yang lebih kecil lagi, jangan lagi posisi 9,” kata Sudikerta.

Dari KONI Bali sendiri menyebut kesiapan untuk mengamankan posisi  ke-9. Namun untuk posisi lebih kecil, potensinya ada di luar 5 besar, dengan raihan kalkulasi medali sejumlah 20 medali emas. “Kalau posisi lima besar sudah pasti milik Jawa,” kata Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi. Di luar Jawa, semua daerah berpotensi merebut posisi di luar lima besar. "Kami punya 14-16 cabor unggulan. Ada juga beberapa cabang beregu yakni cricket yang bisa diandalkan," papar Suwandi.

TC Sentralisasi yang digelar hingga 20 September 2016 menggaungkan semboyan ‘Juara adalah tujuanku berlatih keras adalah caraku’.  “Saat ini kesiapan atlet disebut mendekati 80 persen lebih,” kata Kepala Satuan Tugas TC Sentralisasi Atlet/Pelatih Maryoto Subekti yang juga Wakil Ketua KONI Bali.

Selain melibatkan 361 atlet, TC Sentralisasi juga melibatkan 99 pelatih dan 14 manajer dari 36 cabang olahraga yang lolos PON.  Sebelumnya, tercatat  363 atlet, 99 pelatih. Namun dalam proses evaluasi dan berjalannya latihan, petinju Tio Villo Bahari dan judoka Kadek Pasek Karisna dicoret. Pencoretan juga dilakukan terhadap satu pelatih di cabor catur. Tio dicoret karena dianggap indisipliner (tidak berlatih karena cedera, Red), sedangkan Karisna memilih fokus mengikuti pendidikan kepolisian.

TC akan difokuskan pada sejumlah kegiatan antara lain karakter building dari Jasdam IX Udayana, latihan sesuai cabang olahraga, pemantapan dan penajaman program pelatihan. Agar tak jenuh, TC juga akan diselingi kegiatan outbond dan rekreasi yang dianggap mampu  motivasi dan rasa percaya diri atlet hingga persembahyangan bersama. *dek

Komentar