nusabali

Bali Blackout, Air PDAM Tirta Mangutama Keruh

  • www.nusabali.com-bali-blackout-air-pdam-tirta-mangutama-keruh

Pasokan air yang diterima pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama mendadak keruh.

MANGUPURA, NusaBali

Kondisi ini diakui warga terjadi sejak Rabu (6/9) sore. Warga pun mengeluh lantaran hingga Kamis (6/9) pagi air belum juga jernih. Sementara pihak PDAM Mangutama tak menyangkal kondisi tersebut.

“Iya dari kemarin (Rabu) airnya keruh. Bukan hanya di Sempidi (Kecamatan Mengwi) tapi di Kerobokan (Kecamatan Kuta Utara) juga keruh airnya. Saya nggak tahu apa penyebabnya, padahal biasanya tidak seperti ini,” kata salah seorang sumber, Kamis kemarin.

Menurut sumber tadi, akibat air keruh warga kebingungan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari seperti untuk minum, masak, dan mandi. Hal itu karena air PDAM dinilai tak layak konsumsi. “Saya harapkan segera diambil tindakan oleh yang bertanggungjawab. Kasihan warga kalau begini,” harapnya.

Seorang guru di wilayah Kerobokan, Kuta Utara, bernama Yoga, juga mengaku kaget dengan kondisi air di sekolah tempatnya mengajar. “Yang saya tahu dari pagi tadi (kemarin) airnya keruh. Teman saya juga bilang begitu, malah di rumah teman saya dari kemarin (Rabu),” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Tirta Mangutama Wayan Suyasa, menyatakan kondisi air keruh ini diakibatkan padamnya aliran listrik pada Rabu kemarin. “Jadi begitu listrik nyala mesin turbulensi, mesin hidup memutar air. Jadi dampaknya air sedikit keruh,” jelasnya.

Namun, tegas Suyasa yang juga mantan anggota DPRD Badung itu, tidak semua daerah terkena dampak. Kecuali daerah yang dataran rendah akan kecipratan air keruh. Kalau wilayah dataran tinggi, pihaknya memastikan air sudah jernih.

“Kami sarankan warga juga menggunakan tower air agar bisa menampung air cadangan. Jadi bila sewaktu-waktu listrik padam, masih memiliki cadangan air untuk kebutuhan sehari-hari,” pesannya. Menurutnya, sampai saat ini belum ada permintaan pendistribusian air dari warga akibat kondisi tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Mangutama Ketut Golak menambahkan, penyebab air keruh selain karena terjadinya pemadaman listrik serentak se-Bali pada Rabu kemarin, juga karena sedang ada pemeliharaan rutin terhadap pipa yang dimiliki, sehingga menyebabkan air keruh. “Kami memohon maaf terkait hal ini,” ucapnya. *asa

Komentar