nusabali

Dispora Evaluasi Penggunaan Dana BOS SMPN 1 Manggis

  • www.nusabali.com-dispora-evaluasi-penggunaan-dana-bos-smpn-1-manggis

AMLAPURA, NusaBali - Penggunaan dana BOS (bantuan operasional sekolah) SMPN 1 Manggis, Karangasem, dievaluasi pihak Disdikpora (Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga) Karangasem. Evaluasi melalui kegiatan monev (monitoring dan evaluasi) dipimpin Kepala Bidang SMP I Gusti Lanang Sangkan.

Evaluasi khusus menyasar penggunaan dana BOS Januari-Februari 2024. “Kami rutin melaksanakan evaluasi, agar penggunaan dana BOS terarah, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan mutu pendidikan,” jelas Gusti Lanang Sangkan di Aula SMPN 1 Manggis, Banjar Belong, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, Karangasem, Rabu (20/3).

Monev menyasar penggunaan dana BOS secara administrasi, yang penggunaannya kebanyakan untuk kepentingan siswa.

Sehingga Disdikpora mengetahui sejauh mana akuntabilitas atas pemanfaatan dan penggunaan dana BOS, agar dapat dipertanggungjawabkan sesuai petunjuk teknis penggunaan BOS.

Semua sekolah, katanya, telah memahami petunjuk teknis penggunaan dana BOS, petugas hanya melakukan kroscek di lapangan. Di samping bertujuan untuk melakukan evaluasi penggunaan dana BOS tersebut.

Sebab, lanjut Gusti Lanang Sangkan, tujuan digulirkan dana BOS reguler, untuk meningkatkan mutu pembelajaran, dan pemerataan akses layanan pendidikan dasar dan menengah. Sehingga dana yang bersumber dari APBN bisa optimal penggunaannya.

Sebelum pihak sekolah menerima dana BOS, katanya ada syarat-syaratnya, mesti memutakhiran data di Dapodik (data pokok pendidikan), memiliki nomor pokok sekolah nasional yang terdata di Dapodik, memiliki izin untuk menyelenggarakan pendidikan, memiliki peserta didik minimal 60 siswa. Hal ini sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor 63 tahun 2023, tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Satuan Pendidikan.

Penggunaan dana BOS, katanya, antara lain untuk penerimaan siswa baru, pengembangan perpustakaan, pelaksanaan pembelajaran, ekstrakurikuler, pengembangan profesi guru, tenaga kependidikan, pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah dan lain-lain.

Kasek SMPN 1 Manggis I Ketut Sarjana mengatakan, dana BOS untuk Januari dan Februari 2024, selain untuk siswa, juga untuk mengecat dua ruang kelas, agar terlihat bersih dan nyaman saat belajar. “Secara teknis, penggunaan dana BOS tidak ada kendala,” jelas Sarjana.

SMPN 1 Manggis sendiri memiliki 698 siswa didukung 44 tenaga guru. “Secara rutin penggunaan dana BOS dievaluasi, kali ini evaluasinya lebih awal,” katanya.7k16

Komentar