nusabali

Dramatis, Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pendaki di Gunung Agung

  • www.nusabali.com-dramatis-tim-sar-gabungan-evakuasi-jenazah-pendaki-di-gunung-agung
  • www.nusabali.com-dramatis-tim-sar-gabungan-evakuasi-jenazah-pendaki-di-gunung-agung

AMLAPURA, NusaBali.com - Jenazah Alexander Bimo Haryotedjo (60), pendaki asal Yogyakarta, yang ditemukan di ketinggian 2.833 Mdpl Gunung Agung pada Selasa (12/3/2024) lalu, akhirnya berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Karangasem pada Kamis (14/3/2024) pagi.

Proses evakuasi memakan waktu panjang lantaran tim SAR menghadapi berbagai tantangan ekstrem. Kondisi cuaca buruk dengan hujan deras, angin kencang, kabut tebal, dan jarak pandang terbatas, menambah dramatisnya situasi evakuasi.

"Proses evakuasi dilakukan dengan cara estafet dari SRU 1 hingga SRU 4. Medan yang terjal dan cuaca ekstrem membuat proses evakuasi semakin berbahaya," ungkap I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali).

Tim SAR yang terlibat berasal dari berbagai unsur, termasuk Basarnas Bali, Samapta Polda Bali, Brimob Polda Bali, Polres Karangasem, Polsek Rendang, Intel Kodim 1623 Karangasem, Babinsa Rendang, Babinsa Besakih, BPBD Karangasem, pemandu lokal, Persatuan Pemandu Pasar Agung Selat, dan masyarakat setempat.

Korban dengan alamat tinggal di Desa Bongsari, Semarang Barat sudah dibawa mobil jenazah dan tiba di RSUD Karangasem pada Kamis pagi sekitar pukul 07.12 WITA.

"Kami turut mengapresiasi kerja keras dan kerja sama semua pihak yang terlibat dalam proses evakuasi ini," tambah Sidakarya.

Kendati demikian, kepastian kapan korban mulai mendaki Gunung Agung masih menjadi tanda tanya. Pemerintah setempat sebelumnya telah mengeluarkan larangan pendakian berkaitan dengan adanya upacara keagamaan ‘Ida Batara Turun Kabeh’.

"Informasi awal kami terima melalui grup potensi SAR yang menyatakan bahwa seorang pendaki WNA menemukan jenazah. Selanjutnya, berkoordinasi dengan BPBD serta pemandu lokal setempat, akhirnya dipastikan informasi tersebut A1 pada pukul 19.00 Wita," ungkap Sidakarya.

Komentar