nusabali

Bayi Garase di Pempatan Dititip di Yayasan

  • www.nusabali.com-bayi-garase-di-pempatan-dititip-di-yayasan

AMLAPURA, NusaBali - Bayi berjenis kelamin perempuan yang ditemukan warga di sebuah garase mobil di Banjar Waringin, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem, Senin (4/3), kini dititipkan di salah satu yayasan yang ditunjuk Pemprov Bali. Harapannya, bayi malang ini agar mendapatkan perawat yang layak.

Bagi pihak yang berminat mengadopsi bayi ini agar menunggu usia setahun. Persyaratan adopsi sesuai amanat PP Nomor : 54 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak. Kepala Bidang Pemberdayaan dan Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali Ida Ayu Ketut Anggreni memaparkan hal itu saat menjemput bayi tersebut di Puskesmas Rendang, Banjar Menanga Kawan, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Karangasem, Selasa (5/3).

Sebelumnya, kata IA Ketut Anggreni, bayi perempuan dengan berat 2,8 kilogram, panjang 41 cm, itu dirawat di Puskesmas Rendang. Perawatan ini sambil mencari orangtuanya, atas bantuan Polsek Rendang. Jika orangtuanya datang, maka dia yang berhak merawat.

Secara umum, kondisi bayi cukup sehat, tetapi perlu dipantau. Bayi itu lahir diduga hasil hubungan badan di luar nikah. Lahirnya diduga atas bantuan dukun beranak, bukan ditolong petugas kesehatan. “Orangtuanya masih punya hati, membuang bayinya dengan gunakan alas, dan dimasukkan di dalam kardus,” kata Ida Ayu Ketut Anggreni.

Ida Ayu Ketut Anggreni menambahkan, tidak mudah mengadopsi anak. Karena syaratnya cukup banyak, di antaranya, calon orangtuanya mesti datang ke Kantor Dinas Sosial dan P3A Provinsi Bali, berkonsultasi ke yayasan tempat menitipkan sang bayi, ada surat permohonan, calon orangtua asuh mesti sehat jasmani dan Rohani. Selain itu, memiliki kemampuan dari sisi ekonomi, dan ada penetapan dari pengadilan, dan lain-lain.

Bidan yang menangani program anak di Puskesmas Rendang Ni Putu Dwi Eka Apriasi mengatakan kondisi bayi baik-baik saja. “Saat ditemukan, kepala bayi masih berdarah, tali pusar masih basah,” katanya.

Sedangkan Kapolsek Rendang Kompol Made Suadnyana mengatakan, sejak bayi itu ditemukan telah melakukan penyelidikan, ke desa-desa di wilayah hukum Polsek Rendang. Juga berkoordinasi dengan bidan desa. “Belum ditemukan orangtua bayi tersebut,” katanya.

Warga Banjar Waringin, Desa Pempatan, Kecamatan  Rendang, Karangasem, I Putu Surya Wirawan menemukan bayi di garase mobilnya yang juga tempat usaha cetak batako. Temuan bayi yang baru lahir berjenis kelamin wanita, di garase Banjar Waringin, Senin (4/3) pukul 14.45 Wita.

Sore itu pemilik usaha batako hendak mengambil mobil, ternyata menemukan bayi wanita masih hidup, di dalam kardus yang telah berisi alas kain, dan masih ada tali pusarnya. Temuan itu langsung dilaporkan  warga I Wayan Widiana, dari Banjar Waringin, dengan saksi I Made Kandra, dari Banjar Waringin, Ni Komang Kerni, dari Banjar Waringin, laporan kepada anggota Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan  Ketertiban Masyarakat) Desa Pempatan Aipda I Wayan Sutama dan Kelian Banjar Dinas Waringin I Putu Sila, selanjutnya laporan tersebut diteruskan I Putu Sila ke Mapolsek Rendang di Banjar Menanga Kawan, Desa Menanga, Kecamatan Rendang.7k16

Komentar