nusabali

43 Tenant Kuliner Nusantara Manjakan Lidah Wisatawan di Discovery Mall Bali

  • www.nusabali.com-43-tenant-kuliner-nusantara-manjakan-lidah-wisatawan-di-discovery-mall-bali

MANGUPURA, NusaBali.com – Festival Kuliner Nusantara Tjap Legende kembali hadir bulan ini, tepatnya di South Beach Corridor Discovery Mall Bali, Jalan Kartika Plaza, Kuta, Badung pada 1-12 November 2023.

Berlangsung selama 12 hari, Festival Kuliner Nusantara Tjap Legende diikuti oleh 43 tenant dari berbagai daerah di Indonesia seperti Gudeng Yu Djum dari Yogyakarta, Nasi Krawu Bu Tiban dari Gresik, Soto Betawi H Agus dari Jakarta, dan Nasi Goreng Babat Istana Wedang Semarang adalah contoh dari beragam hidangan yang akan memanjakan lidah pengunjung.

GM Discovery Mall Bali, Rachmat H Tanuharja menerangkan pihaknya telah berhasil menarik perhatian masyarakat dan wisatawan dengan menampilkan kekayaan kuliner dan budaya Indonesia yang kaya.

Sejak tahun 2018, terang Rachmat pihaknya telah berkomitmen untuk memperkenalkan ragam makanan kuliner Nusantara kepada pengunjungnya. Dengan visi untuk menjadi destinasi wisata budaya yang unik, festival itu pun kata dia bertujuan untuk mengenalkan kelezatan makanan yang autentik dari berbagai daerah di Indonesia kepada masyarakat lokal dan internasional.

“Festival Kuliner Nusantara ini adalah gelaran kali keenam kami di sini. Namun kali ini kami bekerjasama dengan JIISCOMM yang membuktikan komitmen kami dalam mempromosikan kekayaan kuliner dan budaya Indonesia,” terangnya saat dijumpai di Discovery Mall Bali, Jalan Kartika Plaza, Kuta, Badung pada Jumat (3/11/2023) siang.

Lebih lanjut ia jelaskan, pihaknya tidak hanya menawarkan sajian kuliner Nusantara yang menggoda lidah. Namun festival itu juga memberikan sorotan kepada berbagai pertunjukan seni dan budaya yang menakjubkan, seperti Discovery Archipelago setiap Senin, cabaret show Discovery Culture Rhapsody setiap Rabu, dan Discovery Sunset Kecak setiap Kamis. 

Ia pun yakin acara tersebut telah berhasil menghidupkan semangat budaya Indonesia di tengah-tengah destinasi wisata yang penuh keceriaan.

“Kami harapkan festival ini dapat membawa dan mempromosikan budaya Indonesia dan mampu meningkatkan value dari makanan Nusantara di tingkat nasional,” tambahnya.

Menariknya, Festival Kuliner Nusantara Tjap Legende itu pun berhasil menarik perhatian lebih dari 10.300 wisatawan setiap harinya, dengan harapan dapat mencapai lebih dari 10.000 pengunjung per hari.

Meskipun bulan November tergolong dalam low season, Rachmat mengaku dirinya tetap optimistis untuk menghadirkan pengalaman berbeda dan menghidupkan kembali semangat wisatawan dengan kelezatan kuliner dan keindahan budaya Nusantara.

“Kami tidak percaya dengan adanya low season. Kami ingin berjuang melawan arus. Maka dari itu, kami berusaha untuk menyelenggarakan acara ini dengan harapan dapat memberikan dampak positif dan memperkuat kunjungan wisata di Bali,” tegas pria berkacamata itu.

Selain itu, festival ini juga menawarkan rentang harga yang terjangkau, mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 80.000, sehingga semua pengunjung dapat menikmati kelezatan kuliner Nusantara tanpa harus khawatir tentang anggaran.

Sementara, Owner Nasi Jamblang Ibu Sumiasih, Veronica Henny menerangkan jika pihaknya baru pertama kali mengikuti event tersebut. Meskipun ini merupakan partisipasi pertama mereka dalam acara itu, antusiasme yang ditunjukkan oleh para pengunjung lokal dan wisatawan asing telah melebihi harapan mereka.

“Kami sangat gembira dapat berpartisipasi dalam Festival Kuliner Nusantara Tjap Legende di Bali. Meskipun ini adalah pertama kalinya kami berpartisipasi di Bali, respons yang kami terima dari masyarakat setempat dan wisatawan asing benar-benar luar biasa. Banyak dari mereka bahkan kembali untuk menikmati hidangan kami yang autentik,” ungkapnya bangga.

Selain itu, kehadiran Nasi Jamblang dalam festival ini juga menjadi kesempatan yang berharga bagi mereka untuk memperluas jangkauan merek mereka. Dengan semakin dikenalnya Nasi Jamblang, Veronica berharap dapat memperkenalkan kekayaan kuliner Jawa Barat kepada lebih banyak wisatawan lokal maupun asing.

“Kami berharap melalui acara ini, kami dapat memberikan pengalaman kuliner yang autentik dan memikat bagi para pengunjung. Serta meningkatkan apresiasi terhadap kelezatan masakan tradisional Indonesia,” tambahnya. *ris

Komentar