nusabali

Sambut KTT G20, RSUP Prof Ngoerah Siapkan Tiga Mini ICU

  • www.nusabali.com-sambut-ktt-g20-rsup-prof-ngoerah-siapkan-tiga-mini-icu

DENPASAR, NusaBali
RSUP Prof dr IGNG Ngoerah menyiapkan tiga Mini ICU (Intensive Care Unit) di beberapa lokasi penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan berlangsung 15-16 November 2022 di Bali.

Ketiga Mini ICU akan dilengkapi sarana prasarana ICU termasuk SDM dokter sub spesialis dan perawat. Hal tersebut diungkap Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSUP Prof Ngoerah, Dr dr Ketut Ariawati SpA (K) pada, Selasa (8/11). Dokter Ariawati menyebut, meskipun kejadian yang membutuhkan layanan ICU tidak diharapkan terjadi, namun pihaknya sudah siap jika hal yang tidak diinginkan tersebut terjadi.

"Ada ventilator, segala alat yang memerlukan penanganan ICU. Tim juga, termasuk dokter sub spesialis dan perawat, siap berjaga dalam waktu 24 jam," kata dr Ariawati soal kelengkapan layanan Mini ICU nantinya. Dia menjelaskan, menyambut KTT G20 RSUP Prof Ngoerah mengambil dua peran pelayanan, yakni pelayanan kesehatan dan pelayanan laboratorium.

Pelayanan kesehatan meliputi pelayanan kesehatan langsung di RSUP Prof Ngoerah sendiri dan layanan Mini ICU yang ditempatkan di tiga tempat venue KTT G20. Di RSUP Prof Ngoerah akan disiagakan dokter spesialis dan sub spesialis sebanyak total 310 orang sejak tanggal 14-17 November 2022. Setiap harinya sebanyak 27-51 orang dokter spesialis/sub spesialis akan berjaga. Sementara itu tim dokter Mini ICU sudah bersiaga di lokasi dari tanggal 15-16 November 2022.

Dari sisi layanan laboratorium, dr Ariawati mengungkapkan, RSUP Prof Ngoerah menyiapkan pemeriksaan kesehatan berbasis PCR untuk pemeriksaan Covid-19. Dua alat PCR disiapkan dengan kapasitas mampu memeriksa 500 sampel setiap harinya.

Lebih jauh disampaikan, alur rujukan juga sudah disiapkan pihak RSUP Prof Ngoerah. Ariawati mengatakan alur rujukan diatur melalui satu pintu, yakni dengan menghubungi MOD (Manager of Duty) pada nomor kontak 082146791212. Di mana satu orang dokter umum akan bertugas secara bergiliran, menerima rujukan dan selanjutnya mengarahkan lebih lanjut pelayanan yang sesuai. "Jadi kami sudah sediakan alur pelayanan tersebut, baik alur pasien maupun alur obat," jelas dr Ariawati. *cr78

Komentar