nusabali

Klungkung Harapkan Kembali Meraih WTP

  • www.nusabali.com-klungkung-harapkan-kembali-meraih-wtp

SEMARAPURA, NusaBali - Pemkab Klungkung bersama Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Bali menggelar entry meeting di ruang rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Rabu (7/2).

Entry meeting ini terkait pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Klungkung Tahun Anggaran 2023. Pemkab Klungkung berharap kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). 

Hadir, Pj Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika, Wakil Penanggung Jawab BPK Perwakilan Provinsi Bali Iwan Hery Setiawan, dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Iwan Setiawan menyampaikan, pemeriksaan LKPD untuk memantau tindak lanjut atas hasil pemeriksaan (TLHP) tahun-tahun sebelumnya, menilai efektivitas SPI (Test of Control) dalam penyusunan LKPD. 


Menilai kepatuhan atas ketentuan peraturan perundang-undangan, dan pengujian substantif yang dilakukan terbatas pada transaksi atau saldo akun tertentu (Test of Detail Balance Sheet). 

"Kegiatan rutin yang digelar setiap setahun sekali ini dilaksanakan mulai tanggal 7 Februari sampai tanggal 1 Maret 2024,“ ujar Iwan Setiawan.

Pj Bupati Klungkung Nyoman Jendrika menyambut baik  kegiatan ini. Dia mengajak seluruh OPD bersama-sama meningkatkan kinerja dan kerja sama untuk upaya-upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) ke depannya. 

Hal penting dalam pemeriksaan ini nantinya masing-masing OPD harus menyiapkan data laporan keuangan yang baik. “Semoga pemeriksaan atas LKPD ini kembali mendapatkan opini WTP, yang paling penting kami bersama jajaran kerja secara maksimal dengan memberikan yang terbaik untuk kesejahteraan masyarakat,” harap Jendrika.

Pemkab Klungkung meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 8 kali berturut-turut sejak 2015-2022 berdasarkan LKPD Tahun Anggaran 2022. Sesuai Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, opini merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan. 7 wan

Komentar