nusabali

Pohon Nangka Timpa Rumah Warga di Abang Kelod

  • www.nusabali.com-pohon-nangka-timpa-rumah-warga-di-abang-kelod

AMLAPURA, NusaBali - Rumah warga di Banjar Abang Kelod, Desa Abang, Kecamatan Abang, Karangasem, Sabtu (1/4) pukul 19.00 Wita, rusak tertimpa pohon Nangka.

Pohon dengan panjang 15 meter dan diameter sekitar 50 cm. Akibatnya,  sebagian genteng jatuh berserakan.

Malam itu, sepasang suami istri yang selama ini tinggal di rumah itu, I Gede Bawanta,35, dan Ni Kadek Trisnawati, 30, pergi ke rumah keluarganya membantu pekerjaan sehubungan hendak ada acara. Sebelum kejadian itu, di Desa Abang dan sekitarnya hujan lebat. Pohon nangka yang telah tua tumbuh lebat di dekat rumah korban.

Ternyata setelah hujan lebat mulai reda pohon nangka itu tumbang. Sesaat kemudian, datang sang istri Ni Kadek Trisnawati, kaget menyaksikan rumahnya rusak tertindih pohon nangka, kemudian air hujan masuk ke dalam kamar tidurnya.

Ni Kadek Trisnawati kemudian memberitahukan kepada I Gede Bawanta, menyusul datang kerabat dan tetangganya. Mereka memberikan bantuan seadanya mengevakuasi genteng yang berserakan, dan menebang dahan pohon nangka, di tengah suasana gelap karena aliran listrik mati. Warga tetangga juga membantu melakukan perbaikan memasang genteng agar bangunan itu tidak bocor. Sebab, bangunan itu sebagai tempat tinggal satu-satunya.

Bangunan sederhana, dengan atap genteng dan tembok batako, akibat musibah itu korban mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. “Saya sejak sore kerja di rumah keluarga, sepulang dari rumah tetangga mendapatkan rumah telah rusak tertimpa pohon nangka,” jelas Ni Kadek Trisnawati.

Perbekel  Abang I Nyoman Sutirtayana membenarkan dapat laporan adanya pohon nangka yang tumbang menimpa rumah warga di Banjar Abang Kelod, Desa Abang. “Seharian di sini sebelum terjadi musibah, turun hujan lebat,” jelas I Nyoman Sutirtayana.

Setelah musibah itu terjadi, telah pula melapor ke BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Karangasem.

Petugas BPBD tidak melakukan penanganan, karena warga telah menangani dengan memotong ranting dan dahan pohon nangka itu. “Saya mengapresiasi toleransi dan kepedulian warga membantu warga yang kena musibah,” jelas Ida Bagus Ketut Arimbawa.

Nanti katanya bantuan dari BPBD Karangasem menyusul. Bantuan hanya untuk meringankan beban sosial korban, walau nilainya tidak seberapa tetapi sebagai bentuk kepedulian pemerintah.7k16

Komentar