nusabali

Bupati Suwirta Bedah Desa Tanglad

Tangani Kerusakan Jalan, Pendidikan, hingga Air Bersih

  • www.nusabali.com-bupati-suwirta-bedah-desa-tanglad

SEMARAPURA, NusaBali
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kembali melanjutkan program Bedah Desa di Desa Tanglad, Kecamatan Nusa Penida, Jumat (20/11).

Terik sinar matahari hingga panas menyengat, tak menyurutkan semangat bupati dan bersama tim menyusuri potensi desa setempat.  Bupati Suwirta blusukan sejak pagi hingga sore, dari satu tempat ke tempat lainnya. Bupati dan tim dari instansi terkait mengunjungi infrastrukur, pendidikan, keluarga miskin, dan potensi desa yang selama ini menjadi persoalan. Hal ini juga belum sepenuhnya bisa diselesaikan. Infrastruktur jalan menjadi perhatian untuk mempermudah akses dan memberikan kenyamanan bagi warga maupun wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida.

Sejumlah infrastruktur atau akses jalan yang mendapat perhatian Bupati yakni Jalan Tunjuk Pusuh - Teba, sepanjang 1,8 km, Jalan Tanglad - Watas, panjang 5 km. “Untuk Jalan Tanglad - Watas kami pastikan tahun 2021 sudah ditangani. Sisanya, akan kami tindaklanjuti dengan perencanaannya. Tetapi desa agar memastikan dulu pembebasan lahannya,” jelas Bupati Suwirta.

Terkait kemiskinan, sejalan dengan Peraturan Bupati Klungkung yang sedang dirancang dan Permendes Nomor 13 tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa, pengentasan kemiskinan bisa dilakukan oleh desa sendiri dengan menggunakan dana desa atau dana alokasi desa. Seperti membantu bedah rumah, rehab rumah maupun pemberian sembako. ‘’Niatan yang baik bisa mengangkat warga dari garis kemiskinan. Saya tugaskan perbekel dan tim semua menginfentarisir kemiskinan, agar tahun 2021 sudah ditangani melalui dana desa maupaun alokasi desa. Saya tidak ingin kemiskinan ini berlarut-larut," ujar Bupati yang tak mengenal lelah ini.

Khusus untuk pendidikan di SMPN 5 Nusa Penida perlu penanganan lebih serius. Kondisi sekolah kurang bersih, arsip banyak berserakan. Hal ini perlu keseriusan guru-guru untuk memperhatikan sekolah. "Perbaikan ini harus menjadikan prioritas, penampilan sokolah menggambarkan siapa ada di dalamnya," imbuhnya

Terkait permasalahan air di Desa Tanglad, sudah adanya reservoar, ada pipa induk. Tapi setetes pun tidak ada air. Melihat hal tersebut, Bupati akan menelusuri di mana tersendatnya air dari sumber air mata Guyangan. Bupati meminta Perbekel dan perangkat desa setempat untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, sehingga pemberdayaan sumber mata air bisa bermanfaat untuk warga. *wan

loading...

Komentar