nusabali

Musprovlub PABBSI 21 Agustus

  • www.nusabali.com-musprovlub-pabbsi-21-agustus

DENPASAR, NusaBali
Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia disepakati berlangsung pada Jumat (21/8), di Aula Rapat KONI Bali.

Musprovlub untuk mendeklarasikan pemisahan PABBSI menjadi tiga cabang olahraga, yakni angkat besi di bawah PABSI, angkat berat (PABERSI), dan Binaraga (PBFI).

"Surat undangan Musprovlub sudah disebar ke sejumlah pengurus PABBSI tingkat kabupaten. Kami juga sudah menerima surat undanganya itu. Semoga berjalan sesuai rencana," ucap Ketua Umum Pengkab PABBSI Gianyar, Wayan Bun Setiady, Kamis (13/8).

Kandidat Ketua Umum Pengprov PBFI Bali itu mengatakan, agenda utama Musprovlub pemisahan tiga cabang olahraga dari induk PABBSI. Selain itu ada pemilihan untuk nahkoda Pengprov Angkat Berat dan Binaraga.

Sebab, Ketua PABBSI sebelumnya mendapat kebebasan memilih salah satu cabor, yakni I Gusti Agung Ngurah Susrama Putra memilih menahkodai Pengprov PABSI Bali. Dengan demikian, pemisahan di Bali akan terjadi empat hari menjelang pemisahan di PABBSI Pusat oleh KONI Pusat pada Selasa (24/8).

Menanggapi soal calon yang maju di Musprovlub, Bin Setiady menyerahkan sepenuhnya kepada peserta. Pemisahan itu, kata Bun Setiady, akan membuat pengurus lebih fokus bekerja di masing-masing cabor.

Apalagi saat audensi dengan pengurus KONI Bali yang diterima Sekum KONI Bali, IGN Oka Darmawan, ada harapan agar tidak ada yang merangkap jabatan di ketiga cabor setelah dipisah. Mereka disarankan fokus di salah satu cabor. Hal ini agar siapapun yang memimpin dapat lebih fokus membina dan berprestasi.

Menurut Bun Setiady, arahan KONI Bali itu tak lepas dari dibebaskannya pengurus PABBSI sebelumnya baik di level provinsi dan kabupaten untuk memilih cabor yang diinginkan. Bahkan saaat di provinsi menjadi pengurus di Cabor Binaraga misalnya, di level kabupaten masih diperbolehkan pegang jabatan. Ini menjadi perhatian KONI Bali dalam menata pemisahan cabor PABBSI menjadi tiga cabor sekaligus itu. "Itu cuman saran beliau agar di Pengprov tidak ada merangkap jabatan," papar Bun Setiady. *dek

loading...

Komentar