nusabali

Musda Golkar Gagal

  • www.nusabali.com-musda-golkar-gagal

Hingga kemarin, DPP Golkar tak kunjung turunkan izin resmi untuk Musda Golkar Bali 18 November 2015.

DENPASAR, NusaBali
Musyawarah Daerah (Musda) yang diperjuangkan Ketua DPD I Golkar Bali Ketut Sudikerta untuk dipercepat pelaksanannya, 18 November 2011, akhirnya gagal total. Pasalnya, hingga H-1, Selasa (17/11), DPP Golkar belum kunjung menurunkan izin secara tertulis untuk dipercepatnya Musda Golkar Bali.

Sumber NusaBali di lingkaran Beringin menyebutkan, Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Nurdin Halid, telah mengirimkan pesan secara lisan kepada kadernya di Bali supaya tidak tergesa-gesa mengejar pelaksanaan Musda. “DPP Golkar memang belum memberikan izin tertulis untuk melaksanakan Musda Gokar Bali, walaupun ada persetujuan secara lisan dari Ketua Umum DPP Golkar (Aburizal Bakrie alias Ical),” ujar kader senior Golkar kepada NusaBali di Denpasar, Selasa kemarin.

Karena belum adanya izin secara tertulis dari DPP Golkar, maka Musda Golkar Bali yang diperjuangkan Ketut Sudikerta untuk dipercepat, Rabu (18/11) ini, pun gagal terlaksana. Hal ini juga diakui Sekretaris DPD I Golkar Bali, Putu Yuda Suparsana. Menurut Yuda Suparsana, usulan Musda Golkar Bali tidak ada balasan dari DPP Golkar hingga kemarin sore. “Tidak ada balasan apa pun dari DPP Golkar,” ujar Yuda Suparsana saat dikonfirmasi di Kantor Sekretariat DPD I Golkar Bali, Jalan Surapati 9 Denpasar.

Yuda Suparsana tidak bisa memastikan soal jadwal Musda Golkar ke depan. Sebelumnya, lanjut Yuda Suparsana, memang sempat diusulkan Musda Golkar Bali bisa terlaksana antara 18-19 November 2015 ini. Pihaknya berharap masalah Musda Golkar Bali ini disikapi jernih oleh seluruh kader Beringin. 

”Perencanaan Musda Golkar Bali ini murni untuk memperkuat kedudukan organisasi, sebagaimana diatur dalam AD/ART partai. Masalahnya, masa bakti kepengurusan DPD I Golkar Bali (di bawah pimpinan Ketut Sudikerta) sudah mau habis tahun 2015 ini. Jadi, kami harap tidak ada polemik berkepanjangan,” harap politisi Golkar asal Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem ini.

Mernurut Yuda Suparsana, sesuai dengan Juklak Nomor 2/DPP/Golkar/II/2015 yang kemudian diubah dengan Juklak Nomor 3/DPP/Golkar/XI/2015, sudah jelas jadwal konsolidasi diatur mulai dari level terbawah Musdes (Musyawarah Desa) Golkar, lanjut ke Muscam (Musyawarah Kecamatan) Golkar, Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Kabupaten/Kota, dan Musda Golkar Provinsi. 

”DPD I Golkar Bali tidak ada menetapkan agenda Musda 18 November 2015 ini. Kami hanya mengusulkan saja,” kilah mantan Ketua Bidang Organisasi dan Daerah yang naik ke kursi Sekretaris DPD I Golkar Bali menggantikan Komang Purnama, Agustus 2015 lalu ini. 

Sebelumnya, Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie alias Ical dikabarkan sempat memberikan restu kepada Ketua DPD I Golkar Bali, Ketut Sudikerta, untuk diper-cepatnya pelaksanaan Musda Golkar Bali jadi 18 November 2015. Restu secara lisan itu diberikan Ical saat dilobi khusus Sudikerta di Bandara Internasional Ngurah Rai Tuban (Kecamatan Kuta, Badung) hingga hotel tempatnya nginap di Kuta, Jumat (13/11) malam.

Kalkulasi yang beradar, Sudikerta mempercepat pelaksanaan Musda, untuk memangkas persiapan calon lawan-lawannya dalam perebutan kursi Ketua DPD I Golkar Bali periode 5 tahun ke depan. Jika Musda digelar 18 November 2015, maka rival-rivalnya tak sempat menggalang dukungan.

Selanjutnya...

Komentar