nusabali

'Satya Berjuang' Kisah tentang Perjuangan Berumah Tangga

  • www.nusabali.com-satya-berjuang-kisah-tentang-perjuangan-berumah-tangga

DENPASAR, NusaBali
Meski di tengah situasi pandemi, geliat anak muda untuk tetap bermusik seakan tak padam.

Begitu pula grup band asal Denpasar, Bingkai Kaca. Di usianya yang menginjak satu tahun, Bingkai kaca merilis official video klip untuk single terbarunya, Satya Berjuang. Dalam lagu ini, dikisahkan perjuangan dalam menjalani bahtera rumah tangga yang dilalui dalam kehidupan.

Terciptanya lagu ini sendiri merupakan buah pikiran salah satu anggota band, Ananda Arif, berdasarkan pengalamannya sendiri dalam berumah tangga. Dalam lagu ini, dirinya menuangkan pemikiran tentang segala sesuatu yang terjadi seketika dan tanpa disadari, baik itu dari memenuhi keuangan keluarga maupun memikirkan masa depan keluarga. Maka, Satya yang artinya dalam bahasa Sansekerta yang artinya setia atau jalan kehidupan dipilih sebagai dasar utama dalam kisah ini.

Lagu yang menjadi single keenam band ini turut menggaet arranger Kadek Dwi Agustina untuk arasemen yang dilakukan di Palawara Music Company. “Lirik dan arransement lagu kami kerjakan bersama-sama dengan menerapkan pola nada-nada dan lirik yang mudah di ingat oleh masyarakat, lirik lagu kami memakai dua bahasa, yaitu bahasa Bali dan bahasa Indonesia. Serta karya kami ini dibantu oleh sang arranger Kadek Dwi Agustina (Jigo) yang sudah kami percaya untuk  akhir hasilnya di Studio Palawara Music Company,” ungkap sang Manager Band Bingkai Kaca, I Putu Surya Darma kepada NusaBali, Kamis (21/5).

Sejatinya, lagu ini telah dikerjakan sejak 2019 yang lalu. Bahkan, official lirik lagu ini sudah tayang sejak tujuh bulan sebelumnya, dan juga sudah sempat melakukan launching melalui stasiun Radio Sonora. Namun, proses penggarapan video musik untuk lagu ini baru dilakukan pada Oktober 2019 hingga April 2020 yang telah memasuki masa pandemi. “Salah satu personel kami ada yang menikah di saat proses pembuatan video klip, yaitu Putu Wiwin dan menunggu lahiran juga, jadinya rilisan videonya jadi mundur hampir 1 tahun,” jelas sang manajer Surya Darma.

Tentu saja, rilisnya yang ditunda hingga memasuki masa pandemi membuat sedikit rasa sedih para personel dan penggemar yang menunggu-nunggu video musik band beranggotakan Putu Ananda Arif Pradipa (gitar vocal), Wayan Pande Subadra (keyboard), I Komang Juang Arya Mahaputra (gitar melody), Kadek Nova Saputra (bass), Dedi Sutama (cajon), Adhi Tangkas (violin), dan Putu Wiwin (vocal).  “Sebenarnya ada rasa kecewa sedikit karena awalnya kami berencana akan launching di suatu tempat event tetapi karena kehadiran pandemi ini kami memutuskan bersama-sama untuk launchingnya di akun YouTube saja. Mungkin next launching mini album atau album pertama kami akan launching terbuka untuk umum atau masyarakat,”tutup Surya Darma. *cr74

loading...

Komentar