nusabali

Usai Bunuh Istri, Tewas Gantung Diri

  • www.nusabali.com-usai-bunuh-istri-tewas-gantung-diri

Korban Mangku Supartayasa sempat curhat ke tetangga kos bahwa istrinya, Desak Yuliartini, kerap boncengan dengan pria lain

Saat pintu didobrak, pasutri Mangku Supartayasa-Desak Yuliartini ditemukan sudah tewas mengenaskan. Si istri tewas tergeletak di lantai kamar mandi dengan kondisi kepala terluka. Sedangkan suaminya tewas menggantung di ventilasi toilet dalam kamarnya. Pemilik kos-kosan, Nyoman Sukada, pun langsung telepon polisi untuk melaporkan kasus ini.

Menurut Juniari, Mangku Supartayasa memang sering mengeluh ke tetangga soal cekcok dan sakit hati terhadap istrinya. Setiapkali bertengkar, pasutri yang pernah menyandang status duda dan janda tersebut selalu curhat dengan tetangga kos. "Suaminya keliling di sini, cerita-cerita masalah istrinya," ujar Juniari.

Kepada Juniari, korban Mangku Supartayasa yang mengaku bekerja di sebuah perusahaan properti mengeluh kalau keluarga sering dimintai uang oleh istri. "Saya kurus karena sakit hati sakit hati lantaran porotine (diperas) untuk mayah utang keluarganya. Saya sampai jual rumah. Kadang, istri saya kedapatan boncengan dengan pria lain,” curhat Mangku Supartayasa ditirukan Juniari.

Pasutri Mangku Supartayasa-Desak Yuliartini diketahui baru 1 bulan 2 minggu atau 1,5 bulan kos di tempat tersebut. Mereka kos berdua, sementara anaknya tinggal di tempat lain. Mereka menempati kamar kos nomor 19, dengan tarif Rp  800.000 sebulan. “Kata tuan rumah, mereka rajin bayar kos,” ujar tetangga kos lainnya, Anita Desi Natalia, 29. * cr63

Komentar