nusabali

FB Dipalsukan, Senator Lolak Lapor ke Polda Bali

  • www.nusabali.com-fb-dipalsukan-senator-lolak-lapor-ke-polda-bali

Anggota DPD RI Dapil Bali, I Kadek Lolak Arimbawa, melaporkan kasus pemalsuan akun facebook (FB) miliknya ke Unit Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Bali, Jalan WR Supratman Denpasar, Kamis (12/11). 

DENPASAR, NusaBali
Dalam pengaduan disebutkan, akun FB palsu Lolak Arimbawa digunakan untuk menyerang Senator asal Bali lainnya, Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna.

Surat pengaduan yang dilayangkan Senator Lolak Arimbawa ke Dit Reskrimsus Polda Bali, Kamis kemarin, tercatat dengan Nomor 012/DPD.RI.BALI.B-66/XI/2015. Dalam laporannya ini, Lolak Arimbawa melaporkan adanya akun FB yang mengatasnamakan dirinya, yang memposting komentar tak sedap di akun FB milik Arya Wedakarna. 

“Saya ini tidak punya yang namanya facebook. Satu-satunya akun yang dikelola oleh staf saya itu page Yayasan Kesenian Bali. Jadi, dengan tegas saya katakan bahwa itu akun palsu yang dibuat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk suatu tujuan tertentu,” ungkap Lolak Arimbawa dalam rilisnya.

Dalam surat pengaduan ke Polda Bali, Kamis kemarin, juga dilampirkan beberapa posting komentar palsu Lolak Arimbawa di akun FB milik Arya Wedakarna, yang diunggah Minggu (8/11) lalu. Dalam akun palsu itu ditampilkan foto Lolak Arimbawa dengan menggunakan jas dan dasi, yang merupakan foto resmi dirinya sebagai anggota DPD RI.

Masalah muncul ketika akun FB tersebut mengomentari salah satu posting foto milik Arya Wedakarna. Dalam foto terlihat Arya Wedakarna dan Putera Puteri Bali sedang mendampingi Wakil Presiden India, Mohammad Hamid Ansari Say, mengunjungi Universitas Udayana (Unud). Dalam postingan foto juga mencantumkan tulisan ‘Perjuangkan Kepulangan Prasasti Airlangga’ yang kini tersimpan di Kalkuta.

Postingan foto ini lalu mendapat komentar puluhan pengguna FB lainnya, termasuk akun FB palsu milik Lolak Arimbawa. Dalam komentarnya, Lolak Arimbawa mengatakan ‘Cuma foto-foto, tebar pesona, pulang dah, gak ada kelanjutannya’ dan ‘kalau cuma memperjuangkan prasasti yang tidak akan kembali, saya rasa hal yang sia sia. seiring tuntutan madura mau lepas dari jawa timur, saya akan perjuangkan pembentukan provinsi bali utara (baltara). sudah cukup kesenjangan antara buleleng dengan kabupaten diselatan. masak pltu ada dibuleleng untuk menerangi hotel hotel denpasar kuta, kami cuma kebagian asapnya saja’.

Selanjutnya...

Komentar