nusabali

Beberapa Titik Trotoar di Abian Base Kuta Rusak

  • www.nusabali.com-beberapa-titik-trotoar-di-abian-base-kuta-rusak

Kondisi trotoar di Jalan Raya Kuta lingkungan Abian Base, Kelurahan/Kecamatan Kuta, rusak di beberapa titik. Selain itu, juga ada tumbuhan yang menjalar hingga trotoar.

MANGUPURA, NusaBali

PPK Wilayah III Provinsi Bali Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VIII Surabaya Ida Bagus Putu Jeladi, membenarkan terkait kondisi trotoar yang banyak rusak dan tidak ada perawatan. Hal ini disebabkan karena penanganannya merupakan kewenangan pusat. Meski demikian, pihaknya sudah berupaya melakukan penataan trotoar dan drainase tersebut dengan dipaketkan pengerjaan pelebaran Jalan Imam Bonjol. Namun sayangnya hal tersebut terbentur waktu pelaksanaannya yang sangatlah mepet, sehingga perbaikan itu urung dilakukan.

Ke depan perbaikannya diharapkan bisa masuk ke dalam skala prioritas, seiring dengan pengajuan kembali surat usulan tersebut kepada Balai Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (BP2JN), termasuk dalam rangka melancarkan alur pembuangan air hujan menuju Tukad Mati.

“Kalau untuk salurannya nanti itu saluran crossing dari sisi timur ke barat, karena di barat ada saluran terbuka yang lebarnya 3 meter,” ujar Ida Bagus Jeladi, Kamis (3/10).

Diakuinya saluran alur drainase menuju Tukad Mati di Jalan Raya Kuta selama ini ternyata buntu, tepatnya di titik sekitaran Gelael Supermarket,  hingga Jembatan Tukad Mati. Hal itu diduga kuat karena dipengaruhi oleh perkembangan pembangunan di sekitar, serta kebiasaan membuang limbah dan sampah ke drainase yang menyebabkan tingginya sedimentasi pada alur. Karena itulah pihaknya juga mengaku telah mengerjakan agar saluran itu bisa tembus ke Tukad Mati, demi mencegah timbulnya genangan air di sekitarnya. Saluran tersebut nantinya menggunakan buis beton berdiameter 50 cm, dengan panjang area pekerjaan sekitar 55 meter. Penanganan tersebut memang belum ideal, karena masih terbentur anggaran.

“Paling tidak kami sudah berupaya untuk memperlancar pembuangan air hujan. Apalagi kini musim hujan sudah dekat. Karena musim kemarau sebelumnya terbilang panjang, kami khawatir musim hujan nanti juga akan lama dan menyebabkan aliran itu tidak bisa difungsikan,” ungkapnya. *dar

Komentar