nusabali

Peradah Lamsel Galang Bantuan Lagi

  • www.nusabali.com-peradah-lamsel-galang-bantuan-lagi

Tsunami yang menerjang beberapa daerah di Lampung Selatan (Lamsel) pada Sabtu (23/12) membuat Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Peradah Lamsel bergerak cepat.

JAKARTA, NusaBali
Mereka segera mencari tahu keberadaan krama Bali yang tinggal disana. Plus menggalang bantuan bagi korban. Saat ini mereka bergerilya untuk penggalangan bantuan tahap dua. "Setelah tsunami terjadi, kami menggalang bantuan dari sesama umat Hindu. Kami door to door ke tempat mereka. Tanggal 25 Desember, kami menyalurkan bantuan ke BNPB Lamsel," ujar Ketua DPK Peradah Lamsel Wayan Adiyatma kepada NusaBali, Jumat (28/12).

Bantuan tahap pertama, kata pria yang orangtuanya berasal dari banjar Sebuluh, Nusa Penida, Klungkung ini, Peradah Lamsel mendapat dana tunai sebesar Rp 2,5 juta lebih dan 17 karung besar berisikan pakaian layak pakai, beras 130 kg, 8 kardus air mineral dan 9 dus mie instant.

Tahap kedua, mereka mulai menggalang bantuan pada 26 Desember. Kini tidak hanya menyasar umat Hindu saja. Melainkan menyasar ke semua kalangan. Mereka membuka posko bersama WHDI dan PHDI Lamsel di Sekretariat DPK Peradah Lamsel di kecamatan Way Panji.

Penggalangan bantuan mereka batasi sampai Minggu (30/12). Selanjutnya segera mereka salurkan kepada korban. "Untuk tahap selanjutnya kami lihat situasi dan kondisi (sikon). Jika sikon kondusif, kami stop. Namun bila tidak, kami lanjutkan penggalangan bantuan," jelas pria yang tinggal di kecamatan Sragi, Lamsel ini.

Menurut Adiyatma, sejumlah lokasi di Lamsel yang terkena tsunami antara lain di Way Mulih, kecamatan Rajabasa. Kemudian kecamatan Kalianda dan kecamatan Sidomulyo. Namun tidak ada krama Bali yang kena. Meski begitu, lanjut Adiyatma, krama Bali yang tinggal di pesisir pantai kecamatan Ketapang, Lamsel mulai mengungsi sejak Kamis malam (27/12).

"Mereka mengungsi ke tempat dataran tinggi atau bukit, karena mengantisipasi erupsi anak gunung Krakatau. Mereka juga sudah menyiapkan segalanya untuk mengungsi. Kami pun melihat sikon nanti. Bila mereka membutuhkan bantuan, kami akan menggalang dan menyalurkan ke sana," imbuhnya. *k22

loading...

Komentar