nusabali

Koleksi Museum Soenda Ketjil Pinjam Museum Buleleng

  • www.nusabali.com-koleksi-museum-soenda-ketjil-pinjam-museum-buleleng

Pendirian Museum Soenda Ketjil di Eks Pelabuhan Buleleng sudah selesai ditata dengan anggaran Rp 1 miliar di tahun 2017.

SINGARAJA, NusaBali
Rencananya museum yang akan menyajikan sejarah masa kejayaan Buleleng menjadi pusat ibukota Provinsi Bali, NTT dan NTB, akan dibuka pada pertengahan Maret mendatang. Pemenuhan barang koleksi museum pun sampai saat ini masih terus diupayakan.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng, Putu Tastra Wijaya, Rabu (28/2) kemarin, pemenuhan barang koleksi di Museum Soenda Ketjil baru 20 persen. Itu pun sementara akan meminjam barang-barang Mr I Ketut Pudja yang masih disimpan di Museum Buleleng dan di Gedong Kirtya.

“Sementara kami masih pinjam dulu barang-barang milik Ibu Arinti (anak Mr Pudja,red) yang di Museum Buleleng dan Gedong Kirtya, tahun depan baru kita pengadaan,” kata dia.

Dari sejumlah barang koleksi untuk mendukung Museum Soenda Ketjil di antaranya mesin ketik, radio, lukisan, baju peninggalan Mr I Ketut Pudja yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Soenda Ketjil.

Pengadaan koleksi museum pun dikatakan Tastra akan dilakukan secara bertahap. Mengingat kawasan Soenda Ketjil saat itu meliputi Bali, NTT dan NTB. Sehingga diyakini banyak peninggalan Mr Pudja yang ada di luar Bali. Pihaknya pun mengaku sudah menganggarkan Rp 1,5 miliar di tahun depan untuk membeli barang-barang yang berkaitan dengan Soenda Ketjil yang memungkinkan untuk dibeli.

Jika melihat ruangan museum yang ada saat ini, bisa dipenuhi dengan delapan ratusan item barang yang berkaitan dengan Soenda Ketjil. Sementara itu setelah dibuka nanti, Museum Soenda Ketjil akan berdiri sendiri sebagai Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di bawah Dinas Kebudayaan.

Tastra pun mengaku akan menyiapkan 15 orang pegawai khusus yang akan mengelola Museum Soenda Ketjil termasuk security-nya. Sehingga saat dibuka nanti benar-benar siap memberikan pengetahuan tambahan kepada masyarakat Buleleng dan juga wisatawan yang berkunjung.*k23

Komentar