nusabali

Pengamanan Angkutan Lebaran 2024, Denpasar Siagakan 4 Posko Terpadu

  • www.nusabali.com-pengamanan-angkutan-lebaran-2024-denpasar-siagakan-4-posko-terpadu

Personel yang bertugas dibagi menjadi dua shift. Total personel untuk setiap shift 106 orang, sehingga untuk dua shift 212 orang.

DENPASAR, NusaBali
Empat posko dengan total 106 personel untuk tiap-tiap shift dari  isntansi/stakeholder terkait disiagakan untuk melakukan pengawasan, monitoring dalam upaya menjaga kelancaran angkutan Lebaran 2024 atau Idul Fitri 1445 Hijriyah. Keempat posko itu adalah Posko Terminal Ubung, Uma Anyar, Pelabuhan Sanur, dan Pelabuhan Serangan.

Personel yang bertugas dibagi menjadi dua shift yakni shift 1 dan 2. Untuk shift 1 angkutan darat mulai pukul 07.00 sampai 15.00 Wita. Dilanjutkan shift 2 mulai pukul 15.00 sampai 22.30 Wita. 

Sedangkan untuk angkutan laut di Pelabuhan Sanur (Posko 3) dan Pelabuhan Serangan, shift 1 mulai pukul 07.00 sampai 13.00 Wita. Shift 2 mulai pukul 13.00 sampai 18.30 Wita.

”Itu disesuaikan dengan kedatangan terakhir fast boat,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sriawan, usai rakor di Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Selasa (26/3).

Total personel untuk setiap shift 106 orang yang bertugas, sehingga untuk dua shift 212 orang personel.

Operasional Posko Terpadu mulai H-7 Lebaran atau mulai 3 April. “Nanti akan ada apel persiapan,” ucapnya. 

Sedangkan instansi/stakeholder tersebut mulai dari jajaran TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Kesehatan, KSOP, dan lainnya.

“Bersama sejumlah instansi kami tadi (Selasa kemarin) rapat koordinasi untuk persiapan angkutan Lebaran,” ujar Sriawan.

Rakor dihadiri OPD di lingkup Pemkot Denpasar, instansi vertikal (pusat) di antaranya Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat XII Provinsi Bali-NTB Kemenhub RI, Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Benoa Kemenhub RI, Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Kodim 1611 Badung dan Polresta Denpasar, jajaran TNI-Polri di Denpasar, Organda Provinsi Bali dan Kota Denpasar, serta pihak stakeholder lainnya.  

“Tujuannya mengantisipasi peningkatan angkutan Lebaran, dalam upaya mewujudkan keselamatan penyelenggaraan transportasi di darat maupun di laut,” ucap Sriawan usai rakor di Dinas Perhubungan Kota Denpasar.

Dikatakan Sriawan posko terpadu angkutan Lebaran dilaksanakan bersama dengan semangat sewaka dharma dengan spirit vasudhaiva kutumbakam, pelayanan adalah kewajiban dan kita semua adalah bersaudara. 

“Kita harapkan arus mudik dan arus balik berlangsung aman dan nyaman terpadu dan tentunya selamat,” tandasnya. 

Untuk itu, dia meminta masyarakat yang melakukan perjalanan terkait Lebaran, untuk tertib dan menaati aturan berlalu lintas. Keselamatan adalah hal yang paling utama. 7 k17

Komentar