nusabali

Petinju PON Bali TC ke Uzbekistan

  • www.nusabali.com-petinju-pon-bali-tc-ke-uzbekistan

Demi mewujudkan target medali emas pada PON XXI/2024, petinju Bali akan pemusatan latihan selama dua minggu di Uzbekistan. Negeri it dipilih karena reputasinya sebagai tempat budaya tinju dan raja tinju amatir.

DENPASAR, NusaBali
Tim tinju PON Bali siap tancap gas menuju perhelatan akbar PON XXI di Aceh-Sumatera Utara. Demi mengasah kemampuan dan mental bertanding, mereka akan menjalani try out di Uzbekhistan, negara yang dikenal sebagai gudangnya petinju kelas dunia.

Ketua Pertina Bali, Made Muliawan Arya (De Gadjah) mengatakan, Uzbekistan dipilih karena reputasinya sebagai tempat budaya tinju dan raja tinju amatir. "Di sana, petinju kita akan sparring dengan petinju nasional setempat dan menjalani training camp selama dua minggu," ungkap De Gadjah, di sela-sela pembagian bonus bagi petinju yang lolos Pra PON Tahap II, Selasa (19/3) malam.

De Gadjah menjelaskan bahwa keberangkatan tim ke Uzbekhistan dijadwalkan pada bulan April-Mei. "Biaya try out ini memang mahal, dan kami memilih untuk swadaya," kata De Gadjah.

Sebelumnya, tim tinju Bali pernah mencicipi pengalaman try out di China dan negara Asia lainnya. Namun, training camp di Uzbekistan akan menjadi yang pertama kali dilakukan di luar negeri.

Sebagai persiapan menuju PON, tim tinju Bali berlatih dua kali sehari dengan program latihan yang terstruktur. "Libur hanya di Sabtu sore dan Minggu," kata De Gadjah.

Tempat latihan pun berpindah-pindah, dengan latihan fisik di GOR dan Lapangan Renon, sedangkan latihan di atas ring dilakukan di berbagai sasana di bawah naungan Pertina.

Pada PON XX di Papua, seluruh 6 petinju Bali berhasil membawa pulang medali, dengan perolehan 1 emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Kali ini, De Gadjah menargetkan timnya mampu meraih 2 medali emas. "Soal kelas yang menjadi proyeksi, tidak ada secara khusus. Semua kelas berpeluang untuk meraih medali," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, De Gadjah juga menyerahkan bonus kepada 5 petinju yang lolos Pra PON tahap II. Ia pun memberikan wejangan kepada seluruh petinju dan menekankan pentingnya nutrisi untuk menunjang performa mereka.

Sebagai bentuk dukungan, De Gadjah berkomitmen untuk segera membagikan seragam sepatu tinju dari brand apparel ternama kepada para petinju.

Dengan persiapan matang dan dukungan penuh dari berbagai pihak, tim tinju Bali diharapkan mampu bersinar di PON XXI pada bulan September mendatang, sekaligus membawa pulang medali emas untuk mengharumkan nama Bali di kancah nasional.7mao

12 Petinju Bali Lolos PON XXI/2024:

Putra:
Karlus Bria (46 - 48 Kg)
Krispinus Mariano Wonda (48 - 51 Kg)
Yulius Babu Eha (57 - 60 Kg)
Jekri Riwu (60 - 63,5 Kg)
Lewi P Simanjuntak (63,5 - 67 Kg)
Antonius Manto Obisuru (67 - 71 Kg)
Cakti Dwi Putra (71 - 75 Kg)

Putri:
Melania Gelu Langobiri (46 - 48 Kg)
Juliandra Betzieba Fanoni Fangidae (48 - 50 Kg)
Nelsy Annakotta (50 - 52 Kg)
Grasela Djera Ata Endi (52 - 54 Kg)
Ni Kadek Yessica Indriantari (54 - 57 Kg)

Manajer : Adi Trisna Nirmala
Pelatih : Kornelis Kwangu Langu
Asisten Pelatih: I Gusti Agung Satrya Wiguna dan Antoni Leonard U Yagi Riada

Komentar