nusabali

Parta Minta Bulog Serap Gabah Petani

  • www.nusabali.com-parta-minta-bulog-serap-gabah-petani

JAKARTA, NusaBali - Tingginya harga beras menjadi sorotan Anggota Komisi VI DPR RI Nyoman Parta. Apalagi di sejumlah tempat, masyarakat rela antri sampai pingsan demi mendapat beras murah. Atas kejadian tersebut, pria dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) ini merasa prihatin. Dia juga meminta Dirut Perum Bulog Bayu Krisnamurthi menyerap gabah petani agar nantinya harga beras dapat terjangkau.

"Khusus untuk Dirut Bulog, segera perbaiki ini. Bapak, harus beli gabah petani. Jangan berkelit, bahwa ini tidak bisa karena aturannya melarang membeli melebihi aturan main. Itu harus diubah," ujar Parta saat bicara dalam Raker Komisi VI DPR RI dengan Mendag Zulkifli Hasan, Dirut PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Frans Marganda Tambunan, dan Dirut Perum Bulog Bayu Krisnamurthi di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Rabu (13/3)

Menurut Parta, sepanjang Bulog tidak menyerap gabah petani. Maka situasi ketidakstabilan harga pasti akan terus terjadi. Terlebih, hampir 80 persen kebutuhan beras, gabahnya diserahkan kepada pihak swasta.

"Lalu kita ingin ini stabil dan tertib. Ini tidak masuk akal," tegas Parta.

Lantaran ketika petani menghasilkan gabah diserahkan kepada tengkulak, tapi kita ingin stabil. "Rumusnya datang dari mana. Harusnya Bulog sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas pangan yang harus membeli. Petani harus diberi harga bagus, karena mereka sebagai penghasil kebutuhan strategis," jelas Parta.

Oleh karena itu, lanjut Parta, mengenai harga sebesar Rp7.000 atau Rp9.000 layak dibeli Bulog. Terlebih masyarakat Indonesia masih belum bisa sepenuhnya ganti makanan bukan dari beras. Jadi, lanjut Parta, Bulog jangan mengajak petani menjadi miskin dengan membeli murah dari mereka.

Parta menilai, selama ini petani miskin bukan karena persoalan hama atau semata-mata masalah El Nino.

"Tapi, karena tidak becusnya tata kelola perdagangan. Ketika harga beras mahal, kita mau turunin harga gabah. Konyol sekali tindakan ini. Harusnya, petani diberi harga bagus," tegas peraih suara terbanyak di Pemilihan Legislatif 2024 ini.

Kemudian, beras di konsumen juga diberi harga terjangkau agar semua rakyat bisa membeli. Bagi Parta, itu merupakan tindakan benar. Oleh karenanya, dia meminta Mendag, Dirut Perum Bulog serta Dirut RNI memperhatikan hal tersebut. Dan yang terpenting adalah Bulog harus membeli gabah petani.

"Kalau harganya Rp9.000, ya beli Rp9.000. Kalau perlu, lebih mahal lagi harga gabah petani. Jika nanti mau dijual murah, itu nanti urusan pemerintah. Jadi, jangan pernah turunkan harga di petani. Sebab, petani sangat berjasa bagi kita. Itu cara pikirnya. Jangan terbalik-balik berpikirnya," papar Parta. k22

Komentar