nusabali

Polsek Kediri Waspadai Kejahatan Jalanan

  • www.nusabali.com-polsek-kediri-waspadai-kejahatan-jalanan

TABANAN, NusaBali - Polsek Kediri, Tabanan, mewaspadai aksi kejahatan jalanan atau street crime. Sebagai antisipasi, Polsek berpatroli malam pada Sabtu (27/1). Patroli berlangsung selama sejam itu, nihil temuan tindak kejahatan.

Patroli malam pencegahan street crime menyasar sejumlah tempat keramaian, mulai dari angkringan simpang Wagimin, Lapangan Aliran Saputra hingga pertokoan Sanggulan.

Kapolsek Kediri Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti mengatakan patroli dilakukan bagian dari pencegahan kejahatan jalanan. Selain itu, kegiatan yang menjadi atensi langsung Polda Bali. "Kegiatan ini rutin kami gelar terutama saat malam minggu," ujarnya Senin (29/1).

Disebutkan, selama kegiatan yang berlangsung sejam tersebut nihil ditemukan tindak kejahatan. Namun ditemukan dua kendaraan milik pemuda yang melanggar aturan atau knalpot brong. "Sudah ditilang yang menggunakan knalpot tak sesuai dengan spesifikasi teknis," jelasnya.

Sebelumnya, Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes mengatakan Polres Tabanan sudah mendapatkan arahan dari Polda Bali untuk meningkatkan kewaspadaan mengantisipasi beberapa kasus terutama kejahatan jalanan.

"Langkah antisipasi, kami sudah rapatkan personel. Sejumlah kegiatan telah berjalan khususnya melaksanakan razia malam minggu. Melakukan Blue Line Patrol, dengan sasaran anak-anak yang nongkrong. Terutama di kafe-kafe yang menjual minuman keras," tegasnya.

Selain itu tegas dia, pihaknya juga melakukan analisa dan maping untuk perguruan silat yang ada di Tabanan. Dimana, melakukan edukasi supaya mengamankan muridnya dan menjaga keselamatan diri dan orang lain. Atau tidak akan berbuat onar di Tabanan. "Sejak maraknya kasus jalanan itu di wilayah Badung dan Denpasar, kami langsung segera merespon,” tegasnya

Untuk personel yang masuk dalam blue light, Kapolres Leo menambahkan, paling sedikit sekitar 45 personel yang terjun. Personel ini dari unsur intel, Sabhara dan unsur reserse dan lainnya. Langkah-langkah yang dikakukan adalah mendatangi dan meminta warga membubarkan diri saat nongkrong. Namun, tetap dalam kategori humanis.

“Kami juga melaksanakan razia berupa knalpot brong sebelumnya. Jadi tidak preentif dan preventif kami laksanakan,” tandasnya.7des

Komentar