nusabali

Desa Bongkasa Pertiwi Dicanangkan sebagai Desa Wijaya Kusuma

  • www.nusabali.com-desa-bongkasa-pertiwi-dicanangkan-sebagai-desa-wijaya-kusuma

MANGUPURA, NusaBali.com - Desa Bongkasa Pertiwi, Abiansemal, Badung, dicanangkan sebagai Desa Wijaya Kusuma. Pencanangan ini dilakukan dalam rangkaian event Lenggang Bali Pertiwi 2023 yang digelar pada 27-28 Oktober 2023.

"Desa Wijaya Kusuma mencerminkan semangat kejayaan dan keindahan yang mekar, menjadi destinasi yang tidak hanya menarik perhatian wisatawan tetapi juga menginspirasi kebangkitan lokal," kata Ketua Tim Pokja Fesyen Direktur Kuliner Kriya Desain dan Fesyen Kemenparekraf RI Tika Yulia Purwaningrum.

Dalam konteks branding destinasi wisata, menjadi ‘Desa Wijaya Kusuma’ memberikan kesan keanggunan dan ketenangan, menciptakan daya tarik bagi para pelancong yang mencari pengalaman yang memberi energi positif dan ketenangan batin.

Ini menciptakan citra destinasi yang mengundang dan menginspirasi, mengarah pada daya tarik yang lebih luas dan kehadiran yang kuat di benak wisatawan.

"Pencanangan Desa Bongkasa Pertiwi sebagai Desa Wijaya Kusuma merupakan pernyataan tentang identitas yang kuat, keberlanjutan, dan keberagaman," kata Tika.

Selain pencanangan sebagai ‘Desa Wijaya Kusuma’, Lenggang Bali Pertiwi 2023 juga diisi dengan berbagai kegiatan menarik, antara lain Parade Budaya Kebaya dan Adat Bali, Festival dan Lomba Instalasi Seni Daur Ulang Sampah Raksasa, serta Festival dan Lomba Naskah Film Cerita Rakyat Bali.

Parade Budaya Kebaya dan Adat Bali diikuti oleh lebih dari 2.000 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa. Parade ini menampilkan kekayaan  budaya dan adat Bali, termasuk kebaya, pakaian adat, dan kesenian tradisional.

Festival dan Lomba Instalasi Seni Daur Ulang Sampah Raksasa diikuti oleh siswa-siswi SMP, SMA/SMK, dan umum. Peserta  lomba diminta untuk membuat instalasi seni dari sampah plastik.

Sedangkan Festival dan Lomba Naskah Film Cerita Rakyat Bali diikuti oleh penulis naskah film dari berbagai kalangan. Peserta lomba diminta untuk membuat naskah film yang diangkat dari  cerita rakyat Bali.

Berbagai kegiatan dalam Lenggang Bali Pertiwi 2023 juga mengusung pesan lingkungan. Hal ini terlihat dari pencanangan Desa Wijaya Kusuma yang mencerminkan semangat  keberlanjutan. Selain itu, kegiatan Parade Budaya Kebaya dan Adat Bali juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian budaya dan lingkungan.

"Lenggang Bali Pertiwi 2023 tidak hanya menjadi ajang untuk merayakan budaya dan kreativitas, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan," kata I Nyoman Bude, Perbekel Desa Bongkasa Pertiwi.

Event Lenggang Bali Pertiwi ini digagas Yellow Garden Community dan Desa Bongkasa Pertiwi sehubungan dengan Hari Ulang Tahun ke-20 Desa Bongkasa Pertiwi dan bagian dari rangkaian memperingati Hari Sumpah Pemuda.





Komentar