nusabali

Aquatik Bali Petakan Rival

Punya Perenang Andal, Tiga Provinsi Dinilai Saingan Berat

  • www.nusabali.com-aquatik-bali-petakan-rival

Aquatik Bali sangat bersyukur di tengah persaingan yang ketat, dari PON XX/2020 Papua meloloskan sembilan atlet, sekarang meloloskan 12 atlet. Kami berharap dalam kualifikasi PON terakhir pada 12-15 Desember nanti meloloskan kuota maksimal, 14 atlet

DENPASAR, NusaBali
Pengprov Aquatik Bali mulai petakan rival atau pesaing berat untuk cabang olahraga renang dalam ajang PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara. Dari hasil kualifikasi PON selama tiga kali di tempat berbeda, tiga provinsi dinilai masih menjadi lawan berat perenang Bali di tingkat nasional, yakni DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Sulawesi Tenggara. 

Menurut Binpres Aquatik Bali, I Wayan Wiarta pada Jumat (27/10), dari hasil tiga kualifikasi PON, masing-masing di Jakarta pada festival aquatik Indonesia, POMNAS di Palembang, dan kejuaraan terbuka di Lamongan, Oktober lalu, atlet renang dari DKI Jakarta dan  Jawa Timur berhasil memenuhi kuota maksimal 14 perenang yang lolos PON.  Mereka memenuhi syarat minimal masuk enam enam besar dalam semua nomor yang diikuti. 

Sedangkan Sulawesi Tenggara juga diyakini menjadi lawan kuat karena banyak atlet berpengalaman yang memiliki prestasi pindah ke daerah tersebut dan cukup kuat di level nasional. Sedangkan DKI Jakarta dan Jawa Timur memang dikenal memiliki tradisi bagus dari segi prestasi setiap gelaran PON. 

"Yang jelas aquatik Bali sangat bersyukur di tengah persaingan yang begitu ketat, dari PON XX/2020 Papua meloloskan sembilan atlet, sekarang ada peningkatan meloloskan 12 atlet, harapan kita dalam kualifikasi PON terakhir pada 12-15 Desember 2023 mampu memenuhi target meloloskan kuota maksimal, 14 atlet," kata Wiarta. 

Menurut Wiarta, motivasi itu didorong setelah Jawa Timur dan DKI Jakarta lebih dulu mengamankan kuota maksimal 14 atlet. Harapannya Bali mampu mengikuti jejak dua provinsi rival tersebut di PON 2024. 

"Kalau kita menurunkan kuota maksimal, nanti bisa mengikuti semua nomor yang dipertandingkan, termasuk di nomor estafet juga kita incar masuk PON. Makanya, sekarang berharap ada tambahan tiga atlet lagi lolos PON," kata Wayan Wiarta, yang juga pengurus PB Aquatik Indonesia. 

Wiarta mengatakan tiga atlet yang diplot meraih tiket PON, yakni Muhammad Rafly, Kadek Ari Sukma, dan Aimme Kancil. Kini mereka masih bercokol di peringkat tujuh, sehingga diharapkan naik ke posisi 6 besar sebagai syarat lolos PON. 

Menurut Wayan Wiarta, berdasarkan peringkat atlet Bali yang meraih tiket PON 2024, yakni I Komang Gede Mas Dekotaka Putra, Intan Putri Andhika Fenadi, Lily Kartika Beales, Pande Made Iron, I Putu Fardean Bagas Mahottama, Alerga Linette Sruy, Muhammad Hasan Mushtafa Rono Sumarno, Desak Nyoman Sri Pradnyaswari Dewi, Regita Adek Bintang, I Putu Wirawan, Justin Emmanuele Banik, dan Dwiyaning Aprillia Putri. dek

Komentar