nusabali

Longsoran Batu Timpa Rumah Warga

  • www.nusabali.com-longsoran-batu-timpa-rumah-warga

Khawatir nanti terjadi longsor susulan, karena di bekas bongkahan batu akan terkikis air hujan.

AMLAPURA, NusaBali
Rumah milik I Nengah Simpen di Banjar Ketug, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Karangasem, Senin (3/7) siang, tertimpa longsoran batu. Akibatnya, bagian tembok kamar ukuran 3 meter x 3 meter, jebol dari belakang. Tembok pun rusak, kerugian sekitar Rp 30 juta.

Petugas BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Karangasem melakukan penanganan, Selasa (4/7). Rumah yang lokasinya di dasar tebing, tertimpa batu yang longsor dari tebing. Tidak ada korban luka karena longsoran menyamping.

Kelian Banjar Ketug I Nyoman Pasek yang melaporkan musibah itu kepada Perbekel Antiga I Wayan Madra Arsana. Lanjut, Perbekel Madra Arsana melapor ke BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Karangasem.

Perbekel Madra Arsana memaparkan sebenarnya itu merupakan rumah baru, pemiliknya menempati sejak enam bulan lalu. Sedangkan di pusat Desa Antiga juga punya rumah. Menurut Madra Arsana, biasanya di rumah baru tinggal dihuni satu keluarga. Saat kejadian, hanya anak-anaknya yang tinggal di rumah itu.

Seperti diketahui, tiga hari terakhir, di Desa Antiga dan sekitarnya terguyur hujan lebat. Setelah hujan reda, di luar dugaan, batu yang nempel di tebing yang posisinya di atas rumah tinggal itu jebol. "Saya khawatir, nanti terjadi longsor susulan, karena di bekas bongkahan batu, akan terkikis air hujan," jelas Perbekel Madra Arsana.

Perbekel Madra Arsana berharap, agar warganya yang tinggal di lokasi longsor, kembali tinggal di rumah semula di pusat Desa Antiga. Sebab, sangat mengkhawatirkan jika tetap tinggal di rumah baru. Tofografi di lokasi longsor, katanya, terkesan membahayakan setiap turun hujan.

Petugas BPBD Karangasem turun melakukan penanganan, di bawah koordinasi Kepala Pelaksana Ida Bagus Ketut Arimbawa, dengan membersihkan material longsor, mengumpulkan barang-barang milik korban. Selanjutnya petugas BPBD, menyerahkan bantuan berupa, selembar matras, selimut, paket keluarga dan sarung.

Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, saat dapat laporan, datang melakukan penanganan dan sambil membawakan bantuan. Dia mengingatkan warga yang tinggal di dekat tebing agar meningkatkan kewaspadaannya. Sebab, bahaya longsor mengancam di setiap musim hujan. Setahunya, banyak warga Antiga tinggal di bebukitan dengan cara meratakan lahan sekitar 1 – 2 are, lalu membangun rumah.7k16

Komentar