nusabali

Sameton Brahmana di Budakeling Gelar Karya di Pura Taman Tanjung

  • www.nusabali.com-sameton-brahmana-di-budakeling-gelar-karya-di-pura-taman-tanjung

AMLAPURA, NusaBali - Krama sameton Brahmana Budha di Desa Adat Budakeling, Kecamatan Bebandem, Karangasem, melaksanakan Karya Nubung Daging di Pura Merajan Taman Tanjung, Banjar Triwangsa, Desa Adat Budakeling. Puncak karya pada Wraspati Wage Sungsang, Kamis (27/7).

Panglingsir Pangempon Pura Taman Tanjung Ida Made Alit memaparkan, karya tersebut akan dipuput sulinggih Siwa - Budha. Biaya upacara diperkirakan Rp 500 juta merupakan dana punia dari sameton Brahmana Buddha.

Dia menyebutkan, seluruh banten dan persiapan lainnya sudah kelar, dan kini tinggal menunggu tahapan lanjut. Karya Nubung Daging ini dilaksanakan setiap 30 tahun sekali, sebelumnya pada tahun 1993. Pura Taman Tanjung merupakan payogan atau pasraman Ida Bhatara DangHyang Astapaka, yang berdiri sekitar tahun 1.700.

Yajamana karya Ida Pedanda Gede Wayan Datah dari Geria Pekarangan, Banjar Triwangsa, Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem. Wiku Tapini Ida Pedanda Istri Singarsa dari Geria Tengah, Banjar Triwangsa, Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem. "Rencananya, upacara Mendem Panca Datu untuk di dasar palinggih Padmasana, palinggih Ida Bhatara Buddha, Sapta Petala, Bale Pesamuan dan Ida Bhatara Swabawa," jelasnya.

Sebelum puncak karya, akan dilaksanakan  upacara Nuur Ida Bhatara Tirtha pada Sukra Umanis Warigadean, Jumat (17/7), Mapepada Wawalungan Caru pada Soma Wage Julungwangi, Senin (17/7), Tawur Panca Sanak lan Bumi Sudha pada Anggara Kliwon Julungwangi, Selasa (18/7), dan Mlasti pada Saniscara Wage Julungwangi, Sabtu (22/7), Mapepada Wawalungan Puncak Karya Nubung Daging pada Buda Pon Sungsang, Rabu (26/7), dan Puncak Karya pada Wraspati Wage Sungsang, Kamis (27/7). Ida Bhatara Masineb, Anggara Umanis Kuningan, Selasa (8/8). "Ida Bhatara nyejer selama 12 hari," jelas Ida Made Alit.7k16

Komentar