nusabali

Tuchel Tak Terima Bayern Digebuk City

Guardiola Waspadai Pembalasan The Bavarians

  • www.nusabali.com-tuchel-tak-terima-bayern-digebuk-city

MANCHESTER, NusaBali
Pelatih Bayern Muenchen Thomas Tuchel sulit menerima kekalahan timnya dari Manchester City pada leg pertama perempat final Liga Champions.

Tuchel pun tak ikhlas Bayern keok 0-3 dari ManCity. Sedangkan pelatih City Pep Guardiola mengakui Bayern lebih bagus dan mewaspadai kebangkitan mereka.

Ya, melawat ke markas The Citizens, di Stadion Etihad, Rabu (12/4) dini hari WITA, The Bavarians bermain menekan sejak bola digulirkan. Bahkan Bayern mencatatkan 52 persen penguasaan bola, berbanding 48 persen milik City.

Bayern juga melepaskan 12 tembakan dan empat di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan City mendapat sembilan peluang bagus dari 17 kesempatan.  Namun empat tembakan on target yang dilepaskan Bayern gagal membuahkan hasil.

Di sisi lain, tiga dari sembilan peluang bagus yang didapat City berhasil mengoyak gawang Die Roten.  Ketiga gol City dicetak Rodri menit ke-27, Bernardo Silva (70), dan Erling Haaland (76). Sampai laga usai, Bayern takluk 0-3 dari City.

Thomas Tuchel mengaku sulit menerima kekalahan Bayern dari Manchester City. Menurut manajer asal Jerman tersebut, Bayern Munchen tampil sangat bagus dibandungkan City.

"Saya sama sekali tidak setuju dengan hasilnya. Kami dihukum dalam fase di mana kami menjadi tim yang lebih baik. Kami dihukum secara brutal hari ini. Saya merasa penampilan kami sangat bagus sampai tertinggal 0-2. Saya tidak ingin membicarakan hasilnya, saya melihat penampilan yang sangat bagus hingga menit ke-70," kata Tuchel.

Kekalahan itu membuat langkah Bayern ke semifinal Liga Champions cukup sulit. Mereka harus menang dengan selisih empat gol saat gantian menjamu City di Allianz Stadium, Kamis, 20 April mendatang.

Jika sukses menembus semifinal, The Bavarians akan bersua pemenang antara Real Madrid atau Chelsea. Duel semifinal Liga Champions dijadwalkan bergulir pada 9 dan 16 Mei mendatang.

Sementara itu, pelatih City Pep Guardiola mengakui Bayern tampil lebih bagus dibandingkan timnya. Namun setelah 65 menit laga berjalan, City lebih unggul.  City unggul lebih dulu berkat gol Rodri pada menit ke-27.

Setelah gol tersebut, The Citizens kewalahan meladeni permainan Bayern. Solidnya pertahanan dan serangan yang dilancarkan The Bavarians membuat City harus bekerja ekstra keras. Namun perlahan, City mampu keluar dari tekanan dan menang 3-0 atas Bayern.

Guardiola pun tak menolak anggapan Bayern tampil lebih bagus dibandingkan timnya. Meski begitu, City mampu berbalik menekan setelah mencetak gol kedua.

"Itu pertandingan yang ketat selama 60 menit. Lalu  kami mendapat gol kedua dan itu sangat membantu kami. Kami membuat beberapa perubahan. Dengan bola kami lebih baik dan saya senang dengan hasilnya," kata Guardiola.

Hasil positif itu jadi modal City saat melawat ke Allianz Arena, 20 April mendatang. Mereka hanya membutuhkan minimal kekalahan dengan selisih dua gol, demi ke semifinal.

“Saya tinggal di Munchen selama dua tahun, saya tahu mentalitas dan kualitas yang mereka miliki. Masih ada permainan yang kuat untuk dilakukan," kata Guardiola.

Pada laga tersebut ditandai sukses Haaland mencetak 45 gol di semua kompetisi pada musim ini. Jumlah tersebut membuat Haaland menjadi pemain Premier League pertama yang tembus angka gol itu dalam semusim.

Haaland juga untuk pertama kalinya meraih kemenangan atas Bayern pada laga kompetitif. Haaland menghadapi Bayern dalam delapan laga, menelan tujuh kekalahan, sekali menang, dan mencetak enam gol. Haaland juga pemain pertama sepak bola Eropa yang terlibat langsung dalam 50 gol di semua kompetisi musim ini.

Sedangkan City menjadi klub Premier League dengan catatan tak terkalahkan terpanjang pada laga kandang di Liga Champions. Yakni, 22 kemenangan, dua hasil imbang, dan tak terkalahkan dalam 24 laga kandang. *

Komentar