nusabali

Gede Agastya Bersyukur Berlaga di Oceania Open

  • www.nusabali.com-gede-agastya-bersyukur-berlaga-di-oceania-open

JAKARTA, NusaBali
Pejudo Gede Agastya Dharma Wardhana (Agas) akan berlaga di Oceania Open 2022 di Perth, Australia, 29-30 Oktober.

Agas pun merasa bersyukur, karena hingga kini sudah tiga kali beruntun mendapat kepercayaan membawa nama Indonesia di kejuaraan internasional.

Sebelumnya Agastya menjadi duta olahraga di SEA Games di Vietnam, Mei 2022. Setelah SEA Games, Agastya tampil di Islamic Solidarity Games (ISG) di Konya, Turki, 8-19 Agustus. Di ISG, Agas tidak mendapatkan medali, karena saat perebutan perunggu dari pejudo Bahrain. Kesempatan ketiga di Thailand Internasional Judo Championship 2022 di Chiang Rai pada 23-26 September dan Agas meraih medali emas di kelas +100 kg.

Sedangkan pada kesempata keempat di Oceania Open, Agas tidak terlalu memasang target tinggi. Pasalnya, sejumlah negara kuat akan menurunkan pejudo tangguhnya. Sebab, Oceania merupakan salah satu kejuaraan untuk mendapatkan poin ke Olimpiade Paris 2024.

Menurutnya, ada 36 negara berpartisipasi di kejuaraan tersebut. Antara lain Malaysia, Filipina, Vietnam, Belgia, Australia. Ada pula Kolombia, Perancis, Jerman, Hongkong, Italia dan Uganda. Oceania Open tahun ini merupakan pertama kali diikuti  Agastya.

"Jadi, saya tidak langsung pasang target juara. Saya main terbaik saja. Jika nanti menang, itu adakah bonus," kata Agas.

Agas pun, memanfaatkan kejuaraan itu untuk menambah pengalaman. Plus memantau lawan-lawan dari Asia Tenggara untuk melihat kemampuan di SEA Games 2023 Kamboja. Selain Agas, Indonesia mengirimkan tujuh pejudo lainnya.

"Yang berangkat ada delapan pejudo, tiga pria dan lima perempuan. Kami didampingi dua orang pelatih. Dari Bali hanya saya sendiri," kata anak pertama dari tiga bersaudara ini.

Sebagai persiapan, Agas dkk telah menjalani latihan intensif baik teknik judo maupun fisik. Mereka juga telah menjalani sparring dengan pejudo Kota Bogor yang sedang mempersiapkan diri mengikuti Porda Jawa Barat. Agas telah menjajal semua pejudo kelas berat dari Kota Bogor seperti di kelas +100 kg, -100 kg, 90 kg dan 81 kg.

Hasilnya, kata pejudo dari Desa Bebandem, Karangasem ini, dia dan pejudo Pelatnas lainnya lebih unggul. Meski begitu, sparring dengan pejudo Kota Bogor sangat membantu untuk mengasah kemampuan. Rencana Agas dkk akan berangkat ke Perth pada 24 Oktober. *k22

Komentar