nusabali

Bakar Sampah, Rumah Ikut Ludes

  • www.nusabali.com-bakar-sampah-rumah-ikut-ludes

Kebakaran kembali terjadi di Kota Denpasar. Kali ini menimpa sebuah rumah semi permanen yang terletak di Jalan Noja, Banjar Abian Nangka Kelod, Denpasar Timur, Kamis (2/3) sekitar pukul 14.30 Wita.

DENPASAR, NusaBali

Penyebab kebakaran tersebut lantaran bunga api dari pembakaran sampah yang menyambar atap rumah yang terbuat dari alang-alang. Walhasil, dua unit bangunan ludes.

Amukan si jago merah ini berawal ketika dua pekerja serabutan bernama Moch Ahmad, 55, dan Adhi, 29, bekerja untuk membersihkan pekarangan rumah milik Made Armika, 37. Selama beberapa hari bekerja di rumah yang dibangun di atas lahan 2,15 are tersebut, para pekerja menebang beberapa pohon di dalam pekarangan itu dan membersihan sampah yang ada di rumah yang sudah tidak berpenghuni itu. Nah, pada sore kemarin, kedua pekerja serabutan yang tinggal di Pasar Padanggalak, Kesiman, Denpasar Timur ini membakar sampah-sampah hasil kerja mereka. Namun, kedua pekerja ini ceroboh, karena meninggalkan lokasi dan tidak memantau api yang kian membesar itu.

Hasilnya, kobaran api yang semakin membesar tersebut menyambar atap rumah yang terbuat dari alang-alang. Bangunan yang mudah terbakar tersebut dalam sekejap saja ludes. Warga di seputaran lokasi yang mendapati adanya asap mengepul pun panik tak karuan dan menyelamatkan sanak saudara mereka. Nah, saat ditengok ke dalam pekarangan rumah yang diduga menjadi sumber api tersebut, dua bangunan sudah separuh dilalap si jago merah. "Warga terlambat mengetahui. Soalnya bangunan tersebut memiliki tembok yang cukup tinggi dan mengelilingi bangunan itu," jelas Wakapolsek Denpasar Timur AKP Ida Bagus Putra ditemui di lokasi kejadian.

Ditengah kepanikan tersebut, beberapa warga langsung menghubungi pihak kepolisian, selanjutnya diteruskan kepada BPBD Kota Denpasar untuk melakukan pemadaman. Setelah 20 menit kemudian, petugas pemadam tiba dan mengerahkan 6 unit mobil damkar. Kuatnya tiupan angin dan bahan bangunan yang mudah terbakar membuat petugas pemadam kesulitan memadamkan api. Butuh waktu 1,5 jam untuk benar-benar memadamkan api secara total. "Bangunan terbakar semuanya. Isinya juga belum diketahui keseluruhannya. Soalnya sang pemilik tidak tinggal di sini. Rumahnya dalam keadaan kosong dan hanya ada dua pekerja yang membersihkannya, "terangnya.

Dari pemeriksaan saksi-saksi, kebakaran ini terjadi karena ulah dua pekerja, Moch Ahmad dan Adhi yang ditugasi membersihkan areal bangunan tersebut. Termasuk dua hari sebelum insiden kebakaran ini, keduanya telah memotong semua pohon perindang yang ada di sekitaran lokasi. Meski sudah diingatkan sang pemilik rumah Made Armika yang tinggal di Jalan Bumi Ayu Nomor V, Sanur agar tidak membakar sampah di dalam pekarangan, namun kedua pekerja itu bengkung alias bandel . "Kalau untuk kerugiannya sendiri belum didata. Namun, diperkirakan mencapai Rp 50 juta, " kata AKP Ida Bagus Putra.

Sementara itu, sehari sebelumnya, Rabu (1/3) pagi, satu unit gazebo di kolam pancing di dalam Desa Wisata Kertalangu, Kesiman, Denpasar Timur, ludes akibat percikan api las saat pemasangan penyangga besi atap kanopi.  Malam harinya, api mengamuk satu unit toko penjual spare part mobil yang terletak di Ruko Istana Regency, Blok 8, Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan. Penyebabnya diduga karena hubungan pendek arus listrik. * dar

Komentar