nusabali

Pilkel Serentak 5 Desa Digelar 17 Februari

  • www.nusabali.com-pilkel-serentak-5-desa-digelar-17-februari

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Jembrana memastikan sudah siap menggelar pemilihan perbekel (Pilkel) serentak di 5 Desa se-Jembrana.

NEGARA, NusaBali
Pilkel serentak di 5 desa direncanakan digelar pada 17 Februari 2017. Berbagai keperluan untuk pelaksanaan Pilkel seperti surat suara, bilik suara, serta seluruh perlengkapan lainnya sudah tersedia semuanya.

Kepala Dinas PMD Jembrana, I Nengah Ledang mengatakan, pelaksanaan Pilkel di 5 desa sudah tidak ada hambatan apapun. Kelima desa yang akan menggelar Pilkel pada tanggal 17 Februari 2017 masing-masing Desa Pengeragoan dan Desa Mangissari di Kecamatan Pekutatan, Desa Mendoyo Dauh Tukad dan Desa Pohsanten di Kecamatan Mendoyo, serta Desa Manistutu di Kecamatan Melaya.

Sesuai ketentuan, Pilkel di Desa Pengeragoan, Desa Manggissari, dan Desa Mandoyo Dauh Tukad pemilihanna melibatkan peran serta masyarakart. Sementara Pilkel di Desa Pohsaten dan Desa Manistutu dilaksankan dengan mekanisme pemilihan melalui Badan Permusyawaran Desa (BPD). Sebab di dua desa ini sifatnya pengganti antar waktu (PAW) sebab ada perbekel yang meninggal dunia akibat terjerat kasus korupsi. Perbekel dengan status PAW yang dipilih oleh BPD melanjutkan sisa tugas lagi 2,5 tahun.

“Sebenarnya Pilkel serentak sesuai jadwal di tiga desa. Tetapi karena terjadi halangan terhadap Perbekel di 2 desa lainnya, kami langsung ikutkan. Hanya saja mekanismenya berbeda untuk PAW ini,” ujar Ledang, Kamis (9/2). Khusus di 3 desa yang akan melaksanakan pemilihan umum telah ditetapkan daftar pemilik tetapnya. Di Desa Manggissari Pilekl disebar di 7 TPS (tempat pemungutan suara) dengan 3.233 pemilih. Kemudian di Desa Manggissari ada 3 TPS dengan 1.725 pemilih. Sedangkan di Desa Mendoyo Dauh Tukad, disebar 7 TPS, dengan 9.609 pemilih.

Dalam tarung Pilkel di 5 desa itu terdapat 18 calon. Di Desa Manggissari dan Desa Mendoyo Dauh Tukad masing-masing diisi lima calon. Kemudian di satu desa lagi yang melaksanakan pemilihan secara umum yakni Desa Pengeragoan diisi tiga calon. Untuk yang dipilih PAW yakni di Desa Pohsanten sudah ditetapkan dua calon. Di Desa Manistutu ditetapkan tiga calon. “Sesuai ketentukan, kalau untuk pemilihan umum, minimal ada 2 calon dan maksimal 5 calon. Sedangkan PAW, minimal 2 calon, maksimal 3 calon. Kalu melihat daftar calon, kebanyakan new comer yang memang masih muda-muda,” tandasnya. * ode

Komentar