nusabali

Duet Suyasa-Disel ‘Kebut’ di Badung

Tarung Pendukung Cabup-Cawabup di Polling Online

  • www.nusabali.com-duet-suyasa-disel-kebut-di-badung

Para loyalis calon tak ragu-ragu memberikan respon dan debat ‘membela’ jagonya di beberapa group WA yang di dalamnya bergabung para tokoh dan politisi

MANGUPURA, NusaBali
Pilkada Badung baru akan digelar 27 November 2024 mendatang. Namun, tarung antar pendukung dan utak-atik pasangan calon terus bergulir mewarnai media sosial (medsos) melalui polling online. Dalam beberapa polling cabup-cawabup yang beredar di medsos dan group WhatsApp (WA), pasangan I Wayan Suyasa-Disel Astawa ‘merajai’ diurutan teratas. 

Informasi yang dihimpun NusaBali dari polling yang beredar, Jumat (29/3) ada tiga paslon Cabup-Cawabup yang muncul mendapatkan dukungan masyarakat. Yakni pasangan Suyasa-Disel dengan raihan 65,98 persen, pasangan I Wayan Adi Arnawa-I Nyoman Satria dengan raihan 26,33 persen dan I Gusti Anom Gumanti- I Made Sunarta meraih 7,69 persen. 

Walaupun polling secara online yang bereda di media sosial hanya sebagai aspirasi masyarakat, namun setidaknya membuat peta politik di Badung makin memanas. Sebab, para pendukung berlomba-lomba memberikan suara dengan menggalang dukungan setiap saat. Bahkan para loyalis calon tak ragu-ragu memberikan respon dan debat ‘membela’ jagonya di beberapa group WA yang di dalamnya bergabung para tokoh dan politisi itu.

Seperti diketahui, Suyasa merupakan politisi asal Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung yang saat ini sebagai Ketua DPD II Golkar Badung. Wakil Ketua DPRD Badung ini menjadi calon tunggal yang direkomendasi DPP Golkar sebagai Cabup Badung yang akan diusung Golkar di Pilkada 2024. Suyasa bahkan sudah diberikan penugasan oleh Ketum Golkar Airlangga Hartarto untuk turun ‘uji’ elektabilitas di akar rumput.

Sementara Disel Astawa adalah politisi asal Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan yang menjabat Ketua DPC Gerindra Badung. Disel Astawa merupakan Anggota Fraksi Gerindra DPRD Bali periode 2019-2024.

Sebaliknya, Adi Arnawa adalah birokrat asal Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan yang saat ini menjabat sebagai Sekda Kabupaten Badung. Sedangkan tandemnya, Nyoman Satria politisi PDIP asal Desa/Kecamatan Mengwi, yang saat ini sebagai Anggota DPRD Badung. 

Sedangkan Anom Gumanti adalah politisi PDIP asal Kelurahan/Kecamatan Kuta yang saat ini duduk di DPRD Badung. Sedangkan tandemnya Made Sunarta politisi sekaligus Ketua DPC Demokrat Badung asal Desa Abianbase, Kecamatan Mengwi yang duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Badung. 

Suyasa dikonfirmasi NusaBali, Jumat kemarin mengatakan polling online yang bereda di media sosial merupakan aspirasi masyarakat. “Paket calon yang muncul belum merupakan keputusan partai. Namun, namanya aspirasi masyarakat kemudian muncul di polling online mungkin karena mereka merasa punya jago. Kita nggak bisa melarang, sah-sah saja. Saya juga belum lihat polling yang beredar itu,” ujar Suyasa.

Suyasa menyebutkan, Partai Golkar Badung sudah dipastikan bisa mengusung cabup-cawabup secara mandiri, karena sudah memenuhi syarat 20 persen mengusung paslon di Pilkada. Golkar mengantongi 11 kursi dari 45 kursi di Pemilyu 2024. 

“Kalau ada paket-paket paslon yang beredar itu adalah aspirasi masyarakat. Golkar pasti akan menentukan paslon yang akan diusung di Pilkada pada saat yang tepat. Golkar kita syukuri elektabilitasnya saat ini sangat baik karena dipercaya masyarakat,” tegas Suyasa.

Sementara Ketua DPC Demokrat Badung, Made Sunarta yang namanya juga muncul dalam polling online yang beredar di medsos mengatakan belum melihat hasil polling online. “Baru habis Pileg, saya belum lihat pollingnya. Kalaupun ada dan nama saya muncul ya terima kasih kepada masyarakat Badung. Artinya Demokrat masih dipercaya rakyat,” ujar Sunarta.

Sunarta lantas menyambung,kalau Demokrat sendiri tidak bisa mengusung calon secara mandiri. Karena hanya bermodal 3 kursi DPRD Badung hasil Pemilu 2024. “Kalau nanti ada partai koalisi mengajak ya jadi pertimbangan bagi saya untuk maju,” ujar Sunarta.n nat

Komentar