nusabali

Bus Rombongan Tirtayatra Terguling, 9 Penumpang Sempat Dilarikan ke RS

  • www.nusabali.com-bus-rombongan-tirtayatra-terguling-9-penumpang-sempat-dilarikan-ke-rs

TABANAN, NusaBali - Kecelakaan bus rombongan tirtyatra terjadi di Jalan Jurusan Selemadeg Barat-Pupuan tepatnya di Banjar Munduk Gawang, Desa Belatungan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Kamis (21/3). Akibatnya 9 penumpang dari 13 penumpang bus rombongan tirtayatra itu sempat dilarikan ke RSUD Tabanan. Bus diduga tak kuat nanjak saat melintasi jalan tanjakan.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi, Kamis dini hari sekitar pukul 00.20 Wita. Saat itu bus yang dikemudikan I Gede Ardika,54, datang dari arah selatan (Selemadeg Barat) menuju arah utara (Pupuan). Setibanya di lokasi kejadian saat memasuki jalan tanjakan lurus, bus nopol B 7113 SDA itu diduga tak kuat nanjak. Bus warna hijau ini pun langsung mundur dan terguling di badan jalan sebelah kiri dari arah Selemadeg Barat. 

Akibat kejadian tersebut 9 orang pamedek sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun setelah mendapat penanganan medis delapan orang sudah diperbolehkan pulang, sementara masih dirawat 1 orang atas nama Ni Ketut Winarni,40, karena menderita luka robek di bagian lengan. Kapolsek Pupuan, AKP I Wayan Sudiarba mengatakan laporan kecelakaan baru diterima personelnya, Kamis pagi sekitar pukul 06.00 Wita. Kemudian dia dan personel langsung menggali infomasi terkait kronologi kejadian kepada sopir dan penumpang.

Foto: Kondisi saat terjadinya kecelakaan bus terguling, Kamis dinihari. -IST

“Penumpangnya ini warga dari Desa Belatungan. Mereka rombongan tirtyayra yang sebenarnya sudah pulang. Bahkan sebagian penumpang sudah turun,” jelasnya. Namun karena bus diduga tak kuat nanjak bus pun kecelakaan. Karena kejadian itu 9 penumpang sempat dilarikan ke RSUD Tabanan. “Dari 9 orang, satu orang masih dirawat di RSUD Tabanan, sisanya sudah diperbolehkan pulang,” terangnya. 

Sementara untuk sopir bus asal Desa Belatungan, Kecamatan Pupuan ini diakui AKP Sudiarba dalam kondisi selamat. “Beruntung kejadian tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Hanya kerugian material, bus tersebut pecah kaca depan dan samping disertai penyok di bagian badan,” tandas AKP Sudiarba. Sementara Perbekel Belatungan, I Dewa Nyoman Widisucipta saat dihubungi mengatakan rombongan pamedek ini usai tangkil dari Pura kawitan di Klungkung. Sebenarnya ada tiga bus, yang kecelakaan adalah bus terakhir. 

"Bus yang terakhir ini sudah sempat turunkan dua orang penumpang, kemudian ketika jalan ke arah utara sekitar 500 meter kecelakaan karena tak kuat nanjak," bebernya. Karena kecelakaan itu 9 orang sempat dirujuk ke RSUD Tabanan. Ada juga penumpang lainnya yang dilarikan ke Puskesmas Pupuan dan Puskesmas Selemadeg. Namun seluruhnya sudah pulang. "Sekarang hanya satu orang yang masih dirawat di RSUD Tabanan karena harus menjalani operasi sebab ada kulitnya hilang mungkin karena kena kaca," kata Dewa Widisucipta. 7 des

Komentar