nusabali

5 Pura di Tabanan Porak-poranda

  • www.nusabali.com-5-pura-di-tabanan-porak-poranda

Pura Mucak Sari di Desa Bangli Kerusakannya paling parah. Padahal enam hari lagi, Rabu (23/4), akan melaksanakan karya.

TABANAN, NusaBali
Bencana alam berupa angin kencang memporak-porandakan sejumlah pura di Tabanan, Kamis (14/3). Data sementara, ada lima pura yang rusak berat akibat tertimpa pohon karena angin kencang. 

Lima pura tersebut yakni Pura Mucak Sari di Desa Sangketan, Kecamatan Penebel. Di pura ini terdata 9 pelinggih ambruk disertai dua panyengker jaba tengah dan jaba sisi sepanjang 10 meter hancur akibat pohon kacu usia 300 tahun yang tumbang. 

Kedua, Pura Batukaru Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan. Di lokasi tersebut Bale Pesandekan, Pelinggih Apit Surang dan Panyengker sepanjang 15 meter tepatnya di Beji Pingit ambruk karena tertimpa pohon mahoni berdiameter 2,5 meter. Ketiga, Bale Gong Pura Prajapati Desa Adat Subamia Kecamatan Tabanan roboh akibat angin kencang.

Keempat, Bale Gong Pura Segara Menuh di Desa Luwus Kecamatan Baturiti, Tabanan ambruk. Dan terakhir, Pura Luhur Pucak Peninjauan di Desa Bangli, Kecamatan Baturiti. Di pura ini terdapat enam pelinggih dan panyengker ambruk karena ditimpa pohon beringin. Akibat kejadian tersebut krama mengalami kerugian sekitar Rp 700 juta. 

Dari lima pura yang luluhlantak itu, Pura Mucak Sari di Desa Bangli erusakannya paling parah. Padahal enam hari lagi, Rabu (23/4), akan melaksanakan karya. 

Bendesa Adat Banjar Anyar Desa Sangketan I Wayan Sadiasa mengatakan pohon jenis kacu yang tumbang tersebut berusia 300 tahun. Pohon tumbang selain karena sudah tua juga karena tarikan angin kencang. "Kejadian pohon yang tumbang ini Kamis dini hari subuh sekitar pukul 02.00 Wita," jelasnya. 

Akibat kejadian tersebut kerugian ditafsir sekitar Rp 2,5 miliar. Sementara untuk evakuasi atau pembersihan akan dilakukan Jumat (15/3) melibatkan empat desa adat. "Mudah-mudahan cepat selesai," tegas Sadiasa. 

Hal senada disampaikan Bendesa Adat Wongaya Gede I Ketut Sucipto. Pura Beji di Pura Luhur Batukaru rata dengan tanah. Pohon tumbang tersebut diperkirakan terjadi Kamis dini hari sekitar pukul 02.00 Wita. "Pohon yang tumbang besar, sehingga pura ini rata dengan tanah," katanya. 

Akibat kejadian itu, kerugian ditafsir mencapai Rp 550 juta. Kondisi tersebut telah dilakukan evakuasi dan dilaporkan ke BPBD untuk dilakukan pendataan terkait bantuan perbaikan. "Evakuasi sudah berlangsung, tadi (kemarin) tetapi tidak tuntas, dilanjutkan besok (hari ini) karena pohon yang tumbang sangat besar," tegas Sucipto. 

Dihubungi terpisah, Kepala BPBD Tabanan I Nyoman Sri Nadha Giri mengatakan pendataan jumlah bencana belum bisa dirangkum. Namun sementara sudah masuk laporan lebih dari 20 kejadian. "Jumlah pasti masih didata termasuk dengan kerugian," tegasnya. 

Menurutnya, karena bencana ini, tim BPBD Tabanan telah dibentuk menjadi empat tim.  Tim disebar melakukan penanganan untuk mempercepat proses evakuasi. "Evakuasi kita lakukan libatkan sejumlah pihak," tandasnya.7des

Komentar