nusabali

Penyuluh Bahasa Bali Tabanan Temukan Lontar Langka Mantra Tenung

  • www.nusabali.com-penyuluh-bahasa-bali-tabanan-temukan-lontar-langka-mantra-tenung

TABANAN, NusaBali - Serangkaian dengan Bulan Bahasa Bali, Penyuluh Bahasa Bali di Kabupaten Tabanan melaksanakan identifikasi lontar di Gria Rai, Banjar Pilisan, Desa Kaba-Kaba, Kecamatan Kediri, Selasa (6/2).

Dari kegiatan itu ada 34 lontar yang berhasil diindetifikasi. Dari puluhan lontar itu ditemukan satu yang menarik yakni Lontar Mantra Tenung. Isi dari lontar tersebut adalah memohon anugerah kepada Bhatara Gana.  

Dan temuan ini pun mengembirakan bagi Penyuluhan Bahasa Bali, sebab ada kaitannya dengan Bulan Bahasa Bali tahun 2024 dengan topik Jana Kerti Dharma Sadhu Nuraha dengan maskot Gana Raja. 

Bidang Lontar Penyuluh Kabupaten Tabanan I Nyoman Widana mengatakan lontar yang diidentifikasi ini milik Ida Bagus Ketut Yusalana. Identifikasi dilakukan karena adanya permintaan dari pemilik. "Total ada 34 lontar yang berhasil diidentifikasi," ujarnya. 


Dari 34 lontar itu sebagian besar dalam kondisi baik. Namun ada juga lontar yang rusak dimakan rayap. "Yang kondisi baik itu ada sekitar 18 lontar, sisanya ada rusak, rusak ringan, dan rusak berat atau dimakan rayap,” imbuhnya. 

Terkait dengan Lontar Mantra Tenung yang ditemukan kondisinya baik. Masih bisa dibaca dengan jelas. “Isi dari lontar ini di bagian awal disebutkan mantra memohon anugerah kepada Bhatara Gana agar beliau turun berkenan hadir, sehingga kita tidak salah ucap, salah perilaku, sebab akan melakukan petuah atau pesannya yaitu meramal atau menenung,” beber Widana. 

“Temuan lontar ini susah nyarinya, tapi tutur atau orang menyebut sering bahwa Bhatara Gana itu maduwe (punya) tenung. Kebetulan juga konservasi dalam kaitannya acara bulan bahasa provinsi yang maskotnya Bhatara Gana, menurut tiyang (saya) pas sekali,” tandas Widana. 7 des

Komentar