nusabali

Pemuteran Bay Festival 2023

Hadirkan Widi Widiana hingga Bagus Wirata

  • www.nusabali.com-pemuteran-bay-festival-2023

Inti dari Pemuteran Bay Festival selalu untuk mengenalkan upaya pelestarian terumbu karang di teluk yang berada di wilayah Bali barat.

SINGARAJA, NusaBali - Pemuteran Bay Festival akan kembali dihelat untuk tahun ke-8, pada 16-18 November 2023, mengambil tempat utama di Taman Budaya, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Sejumlah kegiatan menarik bercorak konservasi lingkungan, wellness, permainan, kuliner, hingga hiburan musik kembali akan menyapa masyarakat Bali maupun wisatawan. 

Program pemeliharaan terumbu karang di Teluk Pemuteran akan menjadi atraksi yang ditunggu-tunggu. Desa Pemuteran merupakan desa wisata berkelanjutan karena berhasil merehabilitasi terumbu karang di wilayah perairannya. Sejumlah workshop terkait lingkungan juga akan mengisi festival yang berlangsung 3 hari. 

Lomba memancing, yoga di pinggir pantai, atraksi Gebug Ende, hingga pertunjukan tradisional seperti tarian Bali dan genjek juga akan menghibur para pengunjung. Pengunjung dapat menikmati pertunjukan-pertunjukan tersebut sambil mengunjungi bazar kuliner yang telah disediakan. 

Festival yang tahun ini mengangkat tema 'Bhakti Baruna' akan berlangsung lebih semarak dengan kehadiran musisi papan atas Bali, seperti Widi Widiana dan Dek Ulik, Joni Agung and Double T hingga Bagus Wirata. Grup komedi Celekontong Mas juga siap mengocok perut penonton yang tidak perlu membayar tiket masuk. 

Ketua Panitia, Agung Bagus Mantra menyampaikan, inti dari Pemuteran Bay Festival selalu untuk mengenalkan upaya pelestarian terumbu karang di teluk yang berada di wilayah Bali barat. Selain itu festival ini diharapkan menjaga brand pariwisata lingkungan Pemuteran yang banyak diminati wisatawan asing khususnya yang berasal dari Eropa. 

"Pariwisata Pemuteran setelah Covid-19 lumayan sudah mendapat respons  wisatawan Jerman dan Prancis, Australia juga mulai masuk. Pariwisata sudah bangkit," ujar pria yang akrab disapa Gus Mantra, ini.

Lebih dari itu, Gus Mantra menyebut Pemuteran Bay Festival terutama diperuntukkan bagi masyarakat Pemuteran dan sekitarnya, yang selama ini telah ikut membangun pelestarian lingkungan dan pariwisata Pemuteran melalui Yayasan Karang Lestari. Sebelum dikenal sebagai destinasi wisata, Desa Pemuteran hanyalah sebuah desa nelayan. Desa Adat Pemuteran juga mempelopori pecalang untuk ikut mengamankan wilayah laut. 

"Festival merupakan apresiasi kepada masyarakat yang ikut menjaga lingkungan dan pariwisata," kata Gus Mantra yang juga Ketua Yayasan Karang Lestari ini.

Karena itu Gus Mantra tidak memiliki target spesifik jumlah pengunjung yang akan datang pada Pemuteran Bay Festival tahun ini. Namun, jika berkaca dari tahun lalu, jumlah pengunjung mencapai sekitar 10.000 orang setiap harinya. 

Menurutnya pengunjung yang datang bukan hanya dari masyarakat Pemuteran dan Buleleng saja, melainkan juga banyak datang jauh-jauh dari wilayah Bali selatan. Pada hari pembukaan Kamis besok Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno juga direncanakan hadir menyaksikan sejumlah acara di hari pertama festival. 

Ia pun yakin pengunjung tahun ini akan lebih banyak dari tahun lalu. Pasalnya pada festival tahun ini pihaknya menghadirkan sejumlah musisi papan atas Bali yang dipastikan akan menjadi magnet yang menyedot kehadiran masyarakat. "Sekarang kita mengundang artis yang mendatangkan massa banyak," ujarnya. cr78.

Komentar