nusabali

Karangasem Krisis Pengawas Sekolah

  • www.nusabali.com-karangasem-krisis-pengawas-sekolah

AMLAPURA, NusaBali - Kabupaten Karangasem kekurangan 31 tenaga pengawas sekolah untuk TK, SD hingga SMP. Karena, idealnya seorang pengawas membina 10 sekolah. Namun, wilayah Bali timur ini hanya memiliki 19 pengawas dari semestinya 50 pengawas.

Bahkan, menurut catatan NusaBali, Kamis (12/10), di wilayah terbut, tenaga pengawas TK masih nihil. Akibatnya, pengawas SD merangkap jadi pengawas TK.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Karangasem I Wayan Sutrisna mengakui kondisi itu, saat ditemui NusaBali di  Amlapura, Kamis (12/10). "Bukan hanya masih kurang tenaga pengawas, di Karangasem tenaga guru juga banyak yang masih kurang. Oleh karena itu, sulit mengalihkan tenaga guru jadi pengawas," jelasnya.

Dia menyebutkan, di Karangasem ada 120 TK idealnya memiliki 12 pengawas. Disusul, 357 SD yang idealnya memiliki 35 pengawas, dan 34 SMP memerlukan 3 tenaga pengawas. Total kebutuhan 50 pengawas, namun yang ada hanya 19 pengawas sehingga masih kurang 31 pengawas.

Sebelumnya, lanjut Sutrisna, di Karangasem ada  seorang tenaga pengawas TK, yakni I Made Suarta. Namun pengawas ini pensiun tahun 2022. "Oleh karena itu, tenaga pengawas SD merangkap jadi pengawas TK," tambahnya.

Dengan keterbatasan jumlah pengawasa, setiap sekolah agak jarang dapat kunjungan dari tenaga pengawas. Pengawas yang berkunjung biasanya baik untuk pengawasan secara akademik maupun managerial sekolah.

Di Karangasem terdapat 120 TK yang tanpa pengawas khusus TK. Jumlah itu ada di Kecamatan Rendang 9 TK, Kecamatan Sidemen 10 TK, Kecamatan Manggis 20 TK, Kecamatan Karangasem 27 TK, Kecamatan Abang 12 TK, Kecamatan Bebandem 15 TK, Kecamatan Selat 17 TK, dan Kecamatan Kubu 10 TK.

Kepala Bidang Ketenagaan Disdikpora Karangasem I Gusti Nyoman Parnawa mengakui kenyataan itu. "Sampai saat ini belum ada solusinya. Jika mengangkat pengawas dari kalangan guru, sulit. Karena di Karangasem tenaga guru masih kurang," katanya.

Koordinator Pengawas Disdikpora Karangasem I Made Dirga juga mengakui hal itu. Kata dia, di Karangasem belum ada petugas pengawas TK. "Pengawasan di TK, dirangkap pengawas SD dan SMP," jelasnya.7k16

Komentar