nusabali

Diduga Korban Pembunuhan, Dua Orang Sekarat di Rumah Kontrakan

  • www.nusabali.com-diduga-korban-pembunuhan-dua-orang-sekarat-di-rumah-kontrakan

DENPASAR, NusaBali - Dua orang yang diduga sebagai korban pembunuhan ditemukan sekarat di sebuah rumah kontrakan, Jalan Tukad Bilok, Gang Banteng, Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan, Sabtu (13/5) siang.

Korban yang sekarat diketahui berinisial FRF warga negara Indonesia dan satu lagi warga negara India yang belum diketahui identitasnya. 

Karena terlambat dibawa ke rumah sakit, korban berinisial FRF meninggal dunia di lokasi TKP (Tempat Kejadian (Perkara) yang merupakan rumah kontrakan, ditempati warga India berinisial SU tersebut. Sementara satu korban lainnya, berhasil dievakuasi ke RSUP Prof IGNG Ngoerah Denpasar dalam kondisi sekarat. 

Belum diketahui secara persis motif peristiwa tersebut. SU selaku pengontrak rumah masih didalami keterangannya di Polsek Denpasar Selatan. Polisi juga memeriksa pacar dari SU. Keduanya diperiksa secara terpisah. Pemeriksaan terhadap keduanya dilakukan secara terpisah untuk mencocokkan dengan petunjuk lainnya. 

Informasi dari sumber di lapangan, kedua korban pertama kali ditemukan oleh SU. Saat kejadian, SU mendapat informasi sekitar pukul 11.00 Wita. Pada saat itu, SU sedang berada di rumah pacarnya. Saat tiba di lokasi, pintu gerbang dalam kondisi terkunci. 

"SU ngakunya tidak ada di lokasi saat kejadian. Saat dia datang ke lokasi, masuk ke dalam pekarangan rumah dengan cara naik pagar rumah. Saat itu SU menemukan kedua korban di dalam kamar. Lalu dia bawa ke luar kamar," ungkap sumber tadi. 

Di rumah kontrakan itu, ungkap sumber yang menolak namanya ditulis dikoran, ditempati empat orang, yakni kedua korban dan dua warga negara India lainnya masing-masing berinisial AS dan GS. Pada saat SU tiba di lokasi TKP, AS dan GS sudah tidak ada. "AS dan GS baru datang dari India. Apakah keduanya pelaku ? Masih dilakukan pendalaman. Korban meninggal menderita luka berat di kepala," lanjut sumber tadi. 

Salah satu kunci untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian itu adalah korban yang saat ini masih dalam perawatan di RS Prof Ngoerah. Hingga kemarin malam korban belum bisa dimintai keterangan dan masih menjalani perawatan intensif oleh dokter. 

Dikonfirmasi terpisah Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi mengatakan belum mendapatkan kronologis kejadian tersebut. "Mohon bersabar ya, saya belum dapat kronologisnya," ungkap AKP Sukadi.pol

Komentar