nusabali

Angin Kencang Tumbangkan 4 Pohon, Timpa 1 Warung

  • www.nusabali.com-angin-kencang-tumbangkan-4-pohon-timpa-1-warung

AMLAPURA, NusaBali
Angin kencang terus melanda Karangasem hingga empat  pohon tumbang, salah satunya menimpa warung di Banjar Subagan, Desa Sengkidu, Kecamatan Manggis, Karangasem, Senin (1/2) pukul 1030 Wita.

Pohon perindang panjang 10 meter dan diameter 40 cm, yang tumbang menimpa warung beratap seng dan tembok batako.  Warung tersebut, milik Ni Nengah Erni menyebabkan kerusakan di bagian atap dan tembok kerugian diperkirakan mencapai Rp 5 juta. Perbekel Sengkidu I Wayan Darpi yang melaporkan musibah itu, ke BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Karangasem sehingga datang 4 petugas BPBD membawa 2 chainsaw di bawah koordinasi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik I Putu Eka Putra Tirtana. “Musibah pohon tumbang itu telah tertangani petugas BPBD bersinergi dengan perangkat desa dn masyarakat Desa Sengkidu,” jelas Darpi.

Saat musibah terjadi, kata Darpi, pemilik warung Ni Nengah Erni sedang berjualan. “Pemilik warung selamat, tidak ada yang luka-luka,” katanya. Pohon tumbang itu, jelas Darpi, karena tiupan angin kencang terjadi sejak semalam. “Kalau bukan angin kencang, justru terjadi hujan lebat, memang kita mesti waspada terhadap cuaca ekstrem ini,” tambahnya.

Tiga pohon lainnya yang tumbang terjadi di Banjar Desa Tengah, Desa Bebandem, Kecamatan Bebandem, pelapornya Kelian Banjar Desa Tengah I Kadek Widarta. Pohon pepaya yang tumbang panjang 13 meter, dan diameter 30 cm, menimpa akses jalan. Pohon aren panjang 15 meter dan diameter 40 cm tumbang di Banjar Tiing Seka, Desa/Kecamatan Bebandem, pelapornya Kelian Banjar Tiing Seka I Made Suardita, pohon menimpa akses jalan. Satu lagi pohon kelapa tumbang menimpa palinggih sanggah rong tiga milik I Wayan Susila, di Banjar Magetelu, Desa Tista, Kecamatan Abang, menyebabkan atap palinggih rusak genteng jatuh berserakan. Pohon kelapa itu panjang 10 meter dan diameter 25 cm, selain merusak palinggih juga menjebol tembok panyengker 6 meter, perkiraan kerugian Rp 20 juta.

Kepala Pelaksana BPBD Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, musibah di Karangasem silih berganti, jika terjadi angin kencang dominan terjadi pohon tumbang, jika hujan lebat musibahnya tanah longsor. “Makanya warga masyarakat mesti meningkatkan kewaspadaannya, di tengah cuaca ekstrem ini,” jelas Arimbawa.*k16

Komentar