nusabali

Heboh Video Perkelahian Dua Gadis ABG di Buleleng

  • www.nusabali.com-heboh-video-perkelahian-dua-gadis-abg-di-buleleng

SINGARAJA, NusaBali
Sebuah video perkelahian dua gadis yang diunggah di media sosial Facebook (FB) membuat heboh warganet di Buleleng.

Video berdurasi sekitar 1 menit 30 detik tersebut memperlihatkan adegan perkelahian fisik dua orang gadis anak baru gede (ABG) yang mengenakan kaos hitam dengan memakai celana panjang jins biru berhadapan dengan gadis berkaos merah dengan bawahan celana pendek hitam.

Keduanya berkelahi mulai dari saling pukul hingga saling jambak dalam video itu. Dua gadis ABG yang berkelahi dan terlibat adu mulut di tempat umum ini juga disaksikan oleh teman-temannya. Belakangan diketahui kejadian perkelahian itu terjadi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bung Karno, Desa/Kecamatan Sukasada, Buleleng, pada Selasa (23/2) siang.

Informasi yang berhasil dihimpun, kronologis perkelahian bermula dari gadis berinisial N, 16, dan A, 14, yang diduga memperebutkan seorang lelaki. Kemudian keduanya bertemu di RTH Bung Karno pada, Selasa siang. Namun saat melakukan pertemuan di lokasi, keduanya tidak sendirian. Ada sekitar empat gadis lainnya yang merupakan teman N dan A.

Keempat gadis ABG itu, yakni gadis berinisial KW, 17, LW, 17, L, 17, asal Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada, dan GW, 16, asal Desa Padang Bulia, Kecamatan Sukasada. Saat pertemuan itu, dua kubu tersebut malah beradu mulut. Entah apa yang diributkan, adu mulut ini membuat teman N, yakni L berkelahi dengan A yang memilki masalah dengan N.

Perkelahian fisik antara L dengan A berlangsung sekitar 16 detik hingga keduanya dilerai. Namun, usai dilerai keduanya sempat terlibat adu mulut lagi. Kejadian perkelahian dan adu mulut tersebut sempat direkam GW menggunakan handphone dan mengunggah video itu ke media sosial pribadinya hingga menjadi viral.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian perkelahian anak di bawah umur yang terjadi di RTH Bung Karno, Selasa siang. "Kejadian (perkelahian) tersebut benar adanya, mereka awalnya telah merencanakan untuk bertemu di lokasi. Permasalahannya adalah rebutan pacar," jelasnya, saat ditemui Rabu (24/2) siang.

Video perkelahian yang telanjur viral itu diketahui oleh jajaran Polsek Sukasada. Seluruh gadis yang terlibat di video tersebut kemudian dipanggil ke Mapolsek Sukasada untuk diberikan pembinaan dengan melibatkan beberapa pihak termasuk orangtua masing-masing. "Langsung dilakukan pembinaan dengan melibatkan orangtua masing-masing," kata Iptu Sumarjaya.

Iptu Sumarjaya menekankan agar pengawasan terhadap anak terus ditingkatkan. Sebab kesalahan seperti kejadian tersebut dinilai bukan sepenuhnya kesalahan anak. Namun perlunya pengawasan lebih dari orangtua. "Ini juga kurangnya pengawasan dari orangtua. Harapannya mari bersama-sama mendidik anak ini baik dari keluarga, lingkungan, dan masyarakat," tandasnya. *m

Komentar