nusabali

Tabrakan Maut, 1 Tewas, 3 Luka

  • www.nusabali.com-tabrakan-maut-1-tewas-3-luka

Tabrakan maut dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Tegaltamu, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Minggu (20/11) malam.

“Motor Supra yang melaju di jalur utama langsung menabrak motor Scoopy yang ditunggani dua pelajar kakak adik berboncengan. Motor pelajar sampai terlempar sejauh 2 meter dari posisi tabrakan,” ungkap Kanit Laka Satlantas Polres Gianyar, Aiptu Kariawan, Senin kemarin.

Pasca tabrakan maut, kakak adik Kadek Ayu Ardini dan Putu Mirah Anjeli langsung dilarikan ke RS Sanglah, karena mengalami luka cukup serius. Sedangkan pengendara Supra DK 7646 EC, Rado Matius dan Paulus Panggoro, dilarikan ke RS Primagana Batubulan, Kecamatan Sukawati. Rado Matuius  mengalami luka pendarahan di hidung dan sempat muntah darah. Sedangkan temannya, Paulus Panggoro, mengalami luka lecet di dahi dan perut sakit.

Sebaliknya, nyawa korban Putu Mirah Anjeli tidak bisa diselamatkan. Setelah 7 jam menjalani perawatan, gadis berusia 15 tahun ini akhirnya meninggal di RS Sanglah. Sementara kakak sepupunya, Kadek Ayu Ardiani, hingga kemarin siang masih dirawat intensif di RS Sanglah, karena menderita patah tulang paha kanan, pipinya bengkak, dan kesadarannya menurun.

Kasat Lantas Polres Gianyar, AKP Gede Putra Astawa, menyatakan hingga saat ini pihaknya belum menetapkan tersangka dalam kecelakaan maut di Pertigaan Bali Bird Park-Jalan Raya Tegaltamu ini. “Seperti yang kita ketahui bersama, pengendara yang melaju di jalan utama harus didahulukan. Dari rekaman CCTV, sudah jelas kalau posisi motor Scoopy nyelonong,” ungkap Putra Astawa.

Putra Astawa menyebutkan, ketika hasil olah TKP ini dibeberkan, pihak keluarga korban kakak adik Ayu Ardani dan Mirah Anjeli sempat protes. Pasalnya, yang menabrak motor mereka adalah DK 7646 EC yang ditunggangi Rado Matius. “Sekarang bukan masalah siapa yang menabrak, tapi siapa yang memotong jalur dari jalan kecil ke jalan utama,” tandas Putra Astawa. * cr62

Komentar