nusabali

Perbekel Bebandem Terpilih sebagai Ketua Pengawas KUD

  • www.nusabali.com-perbekel-bebandem-terpilih-sebagai-ketua-pengawas-kud

AMLAPURA, NusaBali
KUD Bebandem, Desa Bebandem, Kecamatan Bebandem, Karangasem menggelar rapat anggota tahunan (RAT) di aula KUD setempat, Banjar Desa Tengah, Jumat (22/1).

RAT juga diisi dengan pelantikan pengawas dan pengurus KUD. Perbekel Desa Bebandem, I Gede Partadana, kembali dipilih menjadi Ketua Pengawas KUD Bebandem. Pun Ketua KUD kembali dipercayakan kepada I Wayan Pasek.

Gede Partadana mencatatkan rekor sebagai Ketua Pengawas KUD Bebandem hingga empat periode. Sebelum menjabat sebagai perbekel, Gede Partadana telah mengawali sebagai Ketua Pengawas KUD Bebandem yakni mulai masa bhakti 2005-2010, 2010-2015, 2015-2020, dan 2020-2025. Ketua KUD Bebandem, I Wayan Pasek, mengatakan rapat utusan anggota sepakat kembali memperpanjang jabatan Ketua Pengawas KUD Bebandem. Termasuk kembali menyepakati Wayan Pasek sebagai Ketua KUD Karangasem untuk periode kedua. Sekretaris Ida Bagus Putu Parwata dan Bendahara Ni Made Sudiani masa jabatannya diperpanjang.

Wayan Pasek mengatakan akibat pandemi Covid-19 tidak bisa menggelar sosialisasi di delapan desa se-Kecamatan Bebandem. Sehingga tidak bisa menggelar pemilihan secara normal. Sehingga RAT dan pemilihan pengurus dan pengawas hanya dihadiri utusan anggota. Setelah pengurus dan pengawas terbentuk maka para pengurus dilantik oleh Ketua Dekopinda (Dewan Koperasi Indonesia Daerah) Karangasem I Gede Ngurah Indrayana.

Gede Partadana saat dikonfirmasi usai pelantikan berterima kasih atas kepercayaan anggota KUD mempercayakan dirinya sebagai pengawas KUD Bebandem. “Kualitas pengawasan ke depan ditingkatkan, kepercayaan anggota memotivasi saya untuk memajukan KUD Bebandem lebih baik, sehingga anggotanya lebih sejahtera,” jelas Gede Partadana. Sementara Ketua Dekopinda I Gede Ngurah Indrayana mengapresiasi kemajuan KUD Bebandem di tengah pandemi Covid-19. Di saat koperasi lain volume usahanya menurun, KUD Bebandem stabil. “Salah satu penyebabnya, kinerja pengawas dan pengurus solid,” kata Gede Ngurah Indrayana. *k16

loading...

Komentar