nusabali

Nihil Bubarkan Paksa Kerumunan

Malam Tahun Baru di Tabanan

  • www.nusabali.com-nihil-bubarkan-paksa-kerumunan

TABANAN, NusaBali
Larangan kerumunan saat perayaan malam tahun baru 2021 di Tabanan, tampaknya dipatuhi masyarakat Tabanan.

Terbukti dari hasil patroli sejumlah aparat di wilayah ini,  nihil ditemukan keributan ataupun pembubaran paksa masyarakat yang berkerumun. Bahkan sejumlah pemilik tempat hiburan, toko, dan warung mematuhi aturan. Mereka tidak membuka lewat dari pukul 23.00 Wita.

Patroli malam tahun baru langsung dilakukan sejumlah pejabat di Tabanan yakni Kapolres Tabanan AKBP Mario Christy Panji Siregar, Dandim 1619/ Tabanan Kapten Inf Toni Sri Hartanto, Sekda Tabanan I Gede Susila, Asisten 2 Setda Tabanan AA Ngurah Trisna Dalem, Kadis Kesehatan dr Nyoman Suratmika, Kadis Perhubungan I Gusti Ngurah Darma Utama, Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba, Kabag Ops Polres Tabanan Kompol Nengah Sudiarta hingga jajaran bawah Polres dan Kodim Tabanan.

Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba menegaskan, untuk mengamankan malam perayaan tahun baru, sejumlah tim gabungan berpatroli di seluruh wilayah. Khusus di daerah kota langsung dipantau sejumlah pimpinan instansi di Tabanan.

Pemantauan dilakukan di tempat yang rawan terjadi kerumunan. Seperti kafe, taman kota maupun di Pasar Senggol Tabanan. “Dari hasil patroli itu, nihil kami lakukan pembubaran paksa,” ungkapnya, Jumat (1/1).

Menurut Sarba, tempat yang awalnya diprediksi timbulkan rawan kerumunan seperti kafe, taman kota, dan Pasar Senggol, bisa dikendalikan. Sempat terjadi kerumunan di taman kota pukul 19.00 Wita, tetapi masyarakat bisa diarahkan. “Ada memang kerumunan kecil yang tidak berdampak besar. Kami sudah imbau dan masyarakat sangat menaati. Mereka pulang ke rumah masing-masing dengan baik,” kata Sarba.

Dia sangat mengapresiasi seluruh desa adat yang ikut menjaga kondusivitas di Tabanan. Karena berdasarkan hasil patroli, nihil ditemukan kumpul-kumpul di posko,  seperti malam perayaan tahun baru sebelumnya. “Ini artinya, aturan dari Gubernur, maupun maklumat Kapolri memang benar-benar dipatuhi oleh masyarakat Tabanan. Kami berterimakasih kepada masyarakat Tabanan karena sudah ikut menciptakan suasana kondusif saat malam perayaan tahun baru,” terang Sarba.

Disisi lain, pengawasan untuk tempat wisata di Tabanan masih tetap diatensi. Masyarakat yang berlibur ke Kabupaten Tabanan diawasi ketat agar terapkan protokol kesehatan Covid-19. “Kami harapkan masyarakat yang berlibur dan manajemen obyek wisata ikut bersama-sama menjaga ketaatan dalam menjalan prokes Covid-19. Kami harap jangan sampai terjadi kluster dari tempat wisata. Apalagi sekarang Tabanan masih zona merah,” pesannya.

Direktur BRSU Tabanan dr Nyoman Susila menegaskan, sesuai laporan dari perawat kontrol, nihil laporan pasien masuk rumah sakit akibat korban kembang api. Tentu kabar ini adalah kabar baik yang mana pada perayaan tahun baru sebelumnya BRSU langganan menangani pasien korban kembang api. “Saya sudah cek dengan perawat kontrol, nihil pasien korban kembang api masuk BRSU Tabanan,” tegas dr Susila. *des

Komentar